Lensa Indramayu  -Merasa kecewa karena ditipu mertuanya, TKW isal Indramayu ini rela membongkar kembali rumah yang sudah dibangun dengan biaya hasil jerih payahnya selama beberapa Tahun bekerja di taiwan.
Melati Sukma Formosa
Melati Sukma Formosa 

Pengalaman pahit ini dirasakan oleh seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Indramayu.

Ia merasakan kekecewaan karena tindakan mertuanya yang ia anggap tak sejalan dengan keinginannya.

Pengguna akun Facebook Melati Sukma Formosa itu mengaku telah ditipu mertuanya.

Menurutnya, rumah yang dibangun dari penghasilannya tak sebanding dengan jumlah uang yang ia kirimkan pada sang mertua.

Hal tersebut pun mendorong dirinya untuk membongkar rumah hasil jerih payahnya memeras keringat di Taiwan.
[post_ads]
Melati kemudian membagikan curhatan tersebut ke Facebook, Rabu (17/1/2018).

"Beginihlah kalau bikin rumah di posisi mertua.

Perhatian buat para BMI semua ya pahlawan devisa di mana pun berada, cukup nasibku ajah yang kayak begini.

Tapi sekarang atiku udah legowo karena udah ku bongkar rumahku jerih payahku beberapa tahun.

Banyak uang yang aku kirim ternyata hasilnya mah cuman segini-gini ajah ku merasa dibohongi tapi ku berusaha tetap bersabar #ihklasdenganlapangdada," tulisnya.

Pernyataan tersebut kemudian mendatangkan dukungan maupun hujatan dari warganet.

Shofeeq Wef: Jare tetep sabar, kok dibongkar? Karepmu lah.

Ghamil Al Nadjema: Cari simpti atau cari ridho ilahi, ikhlas ya dari segi mana bila keadaanya bgtu, rumah itu bisa untuk anak kelak nanti.
[post_ads_2]
Bunda Ponorogo: Gawene lo angel ora eman to dibongkar, mending gawe anake ae kan wes duwe anak.

Mimin AremAnita Formosa: Persis koyok aku Mbak, tapi iso puas lek wes dibongkar ngono iku.

Aya Siti Khoiria Endang: Yang sabar Mba insyaallah akan indah pada waktunya. Semangat terus Mba.

Josephine Modesta Anna Romana: Nikah lagi saja. Sudah cantik, pinter cari duit, banyak yang mau.

Simak videonya!


 LENSA INDRAMAYU - JAKARTA — Bursa transfer musim dingin Eropa 2018 dibuka dengan kabar pembelian sensasional yang dilakukan Liverpool terhadap bek asal Belanda Virgil van Dijk. Manajemen the Reds berani menggelontorkan uang sebanyak 75 juta pound (Rp 1,4 triliun) untuk van Dijk agar bisa hijrah dari Southampton.
[post_ads]
Tak lama, kabar mega transfer kembali datang dari Liverpool. Philippe Coutinho yang berstatus bintang dilepas oleh Liverpool ke Barcelona dengan harga super mahal yakni 124 juta pound (Rp 2,3 triliun). Transfer ini membuat pemain asal Brasil itu menjadi pesepakbola paling mahal ketiga di bawah Neymar dan Kylian Mbappe.

Selain kabar dari Eropa, kepindahan Carlos Tevez yang meninggalkan  Liga Super Cina ke Boca Juniors juga turut mengundang perhatian. Sempat berstatus sebagai pemain bergaji paling mahal di dunia (Rp 10 miliar per pekan) ketika dibeli akhir tahun 2016 silam, Tevez secara mengejutkan pulang ke Boca.
[post_ads_2]
Untuk lebih mendalam, simak pembahasannya di Republikabola.


Sumber : Republika
  • Pembawa Acara:
  • Gilang Akbar Prambadi
  • Nara Sumber:
  • Iqbal
  • Edy
  • Koordinator Kamera:
  • Surya Dinata
  • Switcherman:
  • Fakhtar Khairon Lubis

Lensa Indramayu Lama tak muncul, kini mantan penyanyi cilik era 90-an Joshua Suherman menjadi sorotan. Hal ini, lantaran saat membawakan materi stand-up comedy, dirinya dianggap menghina Islam.
Joshua Suherman
Berita ini muncul semalam dalam akun gosip @ratu_nyinyiir yang me-repostunggahan dari akun @muslim.fact, Sabtu 6 Januari 2018. Dalam unggahan selama beberapa detik tersebut, Jojo sapaannya, membawakan materi stand-up comedy yang menyinggung mengapa mantan personel Cherybelle, Anisa lebih eksis dibandingkan dengan leader grup tersebut, Cherly Juno.
Dalam materi lawakannya, dia menjelaskan, mengapa Anisa lebih terkenal dibandingkan dengan Cherly, tak lain karena agama yang dianut oleh Anisa. Berikut ini, kalimat selengkapnya.
[next]
"Semuanya Anisa, Anisa, Anisa ya kan? Padahal skill-nya tipis-tipis, nyanyi tipis, nge-dance tipis, cantik relatif, ya kan? Gue mikir kenapa Anisa selalu unggul dari pada Cherly, ah sekarang gue ketemu jawabannya. Makanya Che, Islam," ujarnya dalam video tersebut.
Sontak materi lawakan yang dibawakan penyanyi diobok-obok itu langsung mendapat sambutan tawa dari penonton. Salah satu peserta stand up comedy lainnya yang ada di belakangnya pun sontak langsung berkata, "Allahhu Akbar".
Joshua pun kembali melanjutkan pembicaraannya.
"Karena di Indonesia ini ada satu hal yang dengan hal sebesar apapun, mayoritas," tuturnya.
Ujarannya itu pun sontak direspons negatif oleh warganet. "Pengen terkenal kayak kecil dulu@jojosuherman? Mending lagu obok obok lu nyanyi ulang, daripada lu melawak pake nyinggung agama orangg. Lucu kagak, terhina iya," tulis salah satu warganet.
"Enggak lucu," sambung yang lain dan, "Fuck @jojosuherman," ujar lainnya.
[next]

Selain Jojo, stand up comedy lainnya, Ge Pamungkas berdasarkan video yang beredar di media sosial juga diduga melecehkan agam Islam dan Gubernur DKI Jakarta.

"Dulu nih, Jakarta banjir. Apa coba itu, weh, netizen itu, ini gara-gara (Ahok). Giliran banjir yang terjadi saat ini, ini adalah cobaan dari Allah SWT," ujarnya.  
Dia pun mengutip sebuah ayat yang berbunyi, "Sesungguhnya Allah memberikan cobaan terhadap hamba yang dicintaNya. Cintai apaan?" ujarnya.

Lensa Indramayu  - Jakarta - Dalam tayangan video yang disiarkan oleh SCTV Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto meminta maaf bagi kadernya yang belum terpilih karena para calon yang sudah disepakati merupakan putra dearah yang terbaik.

"Terutama orientasi kami adalah kami ingin memberikan kader-kader yang terbaik, itu saja dorongan kami. Alhamdulillah di daerah-daerah ini kami sepakat. Tapi kita juga akan bekerja keras untuk sepakat di daerah-daerah lain. Kalaupun tidak, sepakat itu juga sudah saling pengertian," Terang Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

Sedangkan untuk Jawa Timur, PKS, Gerindra, PAN, belum menetapkan Cagub-Cawagubnya dan rencananya baru akan ditetapkan awal tahun 2018.

Partai Gerindra, PKS, dan PAN menetapkan calon gubernur dan wakil gubernur dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) ser‎entak di lima provinsi. Keputusan itu disampaikan usai pertemuan yang dihadiri Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Presiden PKS Sohibul Iman di Gedung PKS Jakarta.

Meski Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan tidak hadir, keputusan tersebut sudah disetujui ketiga partai. Kelima calon gubernur yang akan diusung ketiga partai tersebut adalah Mayjen Purnawirawan Sudrajat - Ahmad Syaikhu untuk Cagub dan Cawagub Jawa Barat, Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah untuk Cagub dan Cawagub Sumatera Utara, Sudirman Said untuk Cagub Jawa Tengah namun wakilnya belum ditentukan.

Kemudian Iisran Noor - Hadi Mulyadi untuk Cagub - Cawagub Kalimantan Timur serta Muhammad Kasuba - Madjid Husen untuk Cagub dan Cawagub Maluku Utara. (Red)

Lensa Indramayu  - Bandung - Bakal calon wakil gubernur Jawa Barat yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu mengunjungi rumah Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo di Padalarang, Bandung Barat, Jawa Barat, Senin, 1 Januari 2018.

Seperti ditayangkan Fokus Pagi Indosiar, Selasa (2/1/2018), Syaikhu dan Edhy Prabowo mengajak 1.500 warga dan kader kedua partai untuk mancing ikan bersama. Hal Ini dilakukan agar pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu semakin populer dan dikenal masyarakat.

"Mudah-mudahan awal tahun ini akan menjadi suatu momentum bagaimana percepatan-percepatan yang akan kita lakukan pada 2018," ucap Ahmad Syaikhu.

Gerindra dan PKS memang telah mendeklarasikan pasangan Mayjen purnawirawan Sudrajat dan Ahmad Syaikhu untuk maju dalam Pilgub Jabar 2018. Selain Gerindra dan PKS, pasangan ini juga didukung oleh Partai Amanat Nasional (PAN).

Selain pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu, kandidat bakal calon lainnya baru pada tahap penjajakan koalisi. Seperti Deddy Mizwar yang diusung oleh Partai Demokrat dan Partai Golkar serta Ridwan Kamil yang diusung Partai Nasdem, PPP, Hanura, dan PKB.

Sementara itu, PDIP belum menentukan sikap terkait pasangan bakal calon yang akan diusungnya di Pilgub Jabar. Padahal, PDIP memiliki 20 kursi di DPRD Jawa Barat yang bisa mengajukan pasangan cagub-cawagub sendiri tanpa harus berkoalisi.

Lensa Indramayu  - Depok -  Dengan bantuan CCTV, para pelaku penjarahan toko pakaian di Jl Sentosa Raya, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, pada Minggu (24/12) malam, berhasil diidentifikasi dan akhirnya Reskrim Polresta Depok berhasil menangkap 26 anggota geng 'Jepang' yang menjarah toko pakaian tersebut, Dari 26 itu tiga di antaranya perempuan. Dalam video CCTV terlihat seorang penjaga toko sedang membersihkan pakaian, kemudian datang sekelompok geng jepang dan langsung menjarah isi toko tersebut.
Tiga perempuan yang terlibat penjarahan toko pakaian

Saat penjarahan, dalam rekaman CCTV terlihat ada tiga perempuan yang ikut serta yakni, bernama Yufita, Afna, dan Bela. Begini penampakannya.

Dari foto yang diterima, Selasa (26/12/2017), ketiga perempuan tersebut tampak seperti remaja tanggung. Mereka berambut panjang.

Perempuan yang bergabung di geng 'Jepang' memiliki peran khusus. Mereka ditugaskan untuk merekrut anak muda yang ingin menjadi anggota geng.

"Perekrutan cewek di geng itu, bagaimana agar anggota cewek ini mencari member lain untuk geng," ujar Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis Aryana kepada wartawan di Mapolresta Depok, Jl Margonda Raya, Kota Depok, Senin (25/12).

Ketika mereka berkonvoi anggota perempuan geng 'Jepang' juga diikutkan, Namun mereka tidak dilibatkan saat tawuran.

"Kalau untuk tawuran, anggota cewek ini nggak boleh ikut," sambung Putu. (Red)

Berikut adalah video aksi mereka yang sedang menjarah toko pakaian.


Lensa Indramayu   - Dalam sebuah acara ILC, Karni Ilyas biasanya tidak pernah komentar panjang soal ucapan dari bintang tamu, Namun kali ini pernyataan-pernyataan jurnalis Geotimes Cania Citta yang menjadi narasumber agaknya membuat pentolan ILC itu merasa gemas.
Cania Citta

“Kalau Anda memisahkan setajam itu antara agama dan bernegara, jadi menurut Anda sumber dari hukum di Indonesia dari mana?” tanya Karni Ilyas.

“Kita bisa melihat tentu saja kalau orang bicara bagaimana norma hukum terbentuk adalah nilai-nilai yang diserap dari masyarakat,” jawab Cania Citta.

Saat Karni Ilyas menunjukkan bahwa sumber hukum di Indonesia dari konstitusi Pancasila yang dimulai dengan Ketuhanan yang Maha Esa, Cania berdalih itu tidak menunjukkan kewajiban bertuhan.

“Soekarno sendiri menyebut bahwa Pancasila mengakomodasi orang yang tidak bertuhan.”

“Bagaimana?”

“Soekarno sendiri menyebut di dalam sebuah sidang PBB bahwa Pancasila, pasal satu , bukan diinterpretasi sebagai kewajiban bertuhan.”

“Berketuhanan yang maha Esa”

“Berketuhanan, bukan kewajiban bertuhan kan? Berarti?” kata Cania Citta sembari tampak kebingungan. Bahkan ia pun salah menyebut sila dengan pasal.

Setelah Karni Ilyas menegaskan bahwa sila pertama itu menunjukkan kewajiban bertuhan, akhirnya Cania Citta pun pasrah.

“Oke, kalau begitu saya mengakui keragaman bertuhan,” katanya.

TV One pun memberikan judul sesi itu dengan "Gagal Paham Sila Pertama Pancasila".

Saksikan videonya.

Lensa Indramayu - DR ( HC ) Megawati Soekarnoputri salah ucap lagi menyebut ucapan shalawat yang biasa diucapkan setelah menyebut nama Nabi Muhammad. Lidah doktor ini sempat kelu alias keseleo menyebut salallahu 'alaihiwasallam.

Ini video insiden kecil Bu DR. Megawati saat membacakan pidato sambutannya di padang Sumatera Barat saat acara penerimaan gelar kehormatan DR dari UNP .

Lensa Indramayu - Ulah pengamen kadang bikin geregetan. Sering kali mereka meminta diberikan uang dengan cara memaksa..


Padahal, lagu yang mereka nyanyikan kadang juga asal-asalan. Belum lagi penampilannya yang urakan justru membuat tak nyaman.

Seperti yang terekam dalam video ini. Ulah pengamen di dalam bus ini bikin seorang penumpang kesal.

Dia emosi tak diberikan uang. Pengamen itu berkata-kata yang memojokkan si penumpang.

Semula si penumpang diam. Lama-lama si pengamen makin ngeyel. Saat diladeni dan ditantang, si pengamen langsung ciut dan minta maaf berkali-kali.

Video ini pertama kali diunggah pemilik akun Facebook, R Indra Permana.

" Awalnya gagah ngamuk2 n nantang, tapi akhirnya ciut mlempem
*Pengamen terminal Kali Deres. Pesan moral: Jangan Takut."

Ini video yang merekam ulah si pengamen:


Lensa Indramayu - Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Ditlantas Mapolda Metro Jaya sudah melakukan berbagai cara untuk mensterilkan jalur khusus bus Transjakarta. Namun sayangnya, ragam upaya seperti meninggikan separator, menempatkan petugas hingga dipasangkan palang pintu belum efektif.

Akhirnya, petugas melakukan razia rutin di sepanjang jalur khusus tersebut. Sejumlah orang yang terjaring menolak ditindak.

Seperti pria ini. Dia tertangkap tangan oleh petugas karena masuk ke busway. Bukannya mengakui kesalahannya, pria ini malah menanyakan apakah penertiban yang dilakukan petugas memiliki surat perintah atau tidak.

Semula memang petugas tidak mau memberikan, tapi karena pria ini terus memaksa karena tak percaya akhirnya secarik kertas diberikan. Dan pria itu sibuk memotret tugas perintah penertiban itu.

Videonya viral. Belum diketahui lokasi penertiban:

Kata saritem untuk masyarakat Bandung hampir tidak asing lagi. Saritem merupakan tempat lokalisasi yang tidak ingin dilewatkan khususnya para lelaki hidung belang. Tempat lokalisasi ini dapat menjadi momok yang mengkhawatirkan. Saksikan penelusurannya di Mata Lelaki hanya di Trans 7 dan myTRANS.
http://www.mytrans.com/video/3484/menguak-fenomena-saritem/
http://www.mytrans.com/programs/116/mata-lelaki/




Diberdayakan oleh Blogger.