Lensa Indramayu - Dalam rangka menuntut kenaikan gaji, Ratusan guru honor yang tergabung dalam Forum Honorer Kabupaten Indramayu (FHKI) melakukan aksi unjuk rasa menuntut perhatian pemerintah daerah terhadan nasib mereka, senin 20/11/2017.
Peserta aksi longmarch

Peserta aksi berunjuk rasa di depan kantor DPRD Kabupaten Indramayu. Kemudian dilanjutkan long march ke alun-alun Indramayu menuju pendopo untuk menemui Bupati.

Ada 3 poin dalam tuntutannya yakni mereka menuntut penegakan keadilan melalui Permendikbud nomor. 08 Tahun 2917, mereka juga meminta pengakuan pemerintah daerah terhadao tenaga honorer dalam bentuk di terbitkannya SK dari bupati, selain itu para pendemo juga menuntut agar upah yabg diterima mereka menggunakan standar minimal kabupaten (UMK).

Salah satu peserta aksi tuntutan guru honorer


Berdasarkan pantauan wartawan lensa indramayu di lapangan, Salah satu guru SDN suka mulya 3 tukdana yang tidak mau di sebutkan namanya ini mengaku Menerima gaji hanya 300 ribu per bulannya, dan itu pun di rapel 3 bulan sekali.

"Hanya 300 ribu rupiah mas perbulan, kadang di terima 3 bulan sekali" jelas nya saat di wawancarai wartawan Lensa Indramayu di sela-sela istirahat.

Ia menambahkan ikut demo ingin gaji nya di naikkan..

"Saya datang ke sini ikut demo agar gaji saya naik mas" pungkasnya.


Sampai berita ini diturunkan peserta masih tertahan di depan kantor pendopo Bupati Indramayu. dalam orasinya mereka meminta agar bupati bisa menemui dan merealisasikan yang menjadi tuntutanya.( Aji AP )
Diberdayakan oleh Blogger.