Karyo, Warga Indramayu yang menjadi korban pembegalan
Lensa Indramayu  - BEKASI - Nasib malang menimpa seorang pemudik asal Indramayu bernama Karyo (42), yang baru saja kehilangan sepeda motornya di Jalur Pantura Jalan Raya Imam Bonjol, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin 18 Juni 2018, malam.
Sepeda motor korban dirampas oleh lima orang pelaku begal yang mengaku sebagai debt colector dan berdalih korban memiliki tunggakan cicilan sepeda motor.

Menurut pengakuan korban, ia baru kembali dari mudik di kampung halamannya menggunakan sepeda motor. Karena merasa kelelahan telah menempuh perjalanan jauh, korban lantas memutuskan beristirahat sejenak di bahu jalan.

Saat sedang beristirahat, tiba-tiba korban didatangi lima orang tak dikenal yang mengaku sebagai debt collector. Pelaku lalu menanyakan surat-surat kendaraan sepeda motor dan menuding korban memiliki tunggakan cicilan.

"Pertama yang samperin saya dua orang, terus datang satu orang lagi. Pelaku ngakunya debt colector, terus minta STNK, sambil bilang kalau saya punya tunggakan. Memang saya punya tunggakan tapi cuma 1 bulan," kata korban.

Karena mulai curiga dengan pelaku, korban pun meminta untuk berbicara di lokasi yang lebih terang dan ramai, namun tidak digubris pelaku. Malahan salah satu pelaku membawa kabur sepeda motor korban, berikut dengan STNK.
Karyo, Warga Indramayu yang menjadi korban pembegalan

"Iya saya ajak pindah ke tempat yang lebih terang, malah motor saya dibawa kabur sama salah satu pelaku," ujarnya.

Atas kejadian yang menimpanya itu, korban pun melapor ke pos mudik terdekat yang dijaga oleh pihak kepolisian.

Terpisah, Kapolsek Cikarang Barat, Kompol Hendrik, mengaku belum ada laporan terkait perampasan kendaraan sepeda motor korban yang dilakukan lima pelaku. "Sudah saya cek, belum ada yang laporan yang masuk ke Polsek," singkatnya , Selasa (19/6/2018).

Lensa Indramayu  - JAKARTA - Sebuah akun Instagram @nanaaelena mengunggah video berdurasi 30 detik yang menampilkan seorang pria pengamen suling beserta seorang bocah tergeletak di lantai sebuah minimarket di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat.
(Foto: Instagram)

Peristiwa itu terjadi pada Selasa 13 Februari 2018 sekira pukul 22.00 WIB.
[post_ads]
Video itu memperlihatkan wajah sang anak yang terlihat sangat lemah dan diduga setengah sadar. Menurut penuturan pegawai supermarket anak yang diduga disewa untuk menemani sang pria itu untuk mengamen sudah diberi obat penenang.

"Jujur aku sangat peduli sekali dengan anak-anak, hati aku tergerak ketika aku melihat anak bayi yang berumur satu tahun ini terbaring lemas di lantai, dan mencoba untuk duduk tetapi anak tersebut tidak mampu untuk duduk. Dan sempat beberapa kali anak ini terjatuh di lantai, aku sebagai perempuan yang punya hati tentunya sedih dan prihatin melihat anak bayi berumur tahun, tengah malam tapi masih belum istrahat," tulisnya.

Saat itu ia mencoba mendeketi anak tersebut, dan mencoba untuk menggendongnya, dengan cara agar pria yang duduk di kursi sambil menghitung uang hasil ngamen tidak merasa tersinggung.
[post_ads_2]
"Tapi si bapak bilang 'enggak tahu ibunya yang ngurus, udah dipegang-pegang banyak orang juga'. Ada yang aneh gak sih menurut kalian? Seharusnya anak itu harus dijaga dan dilindungi karena anak adalah titipan dari Tuhan. Bukan malah disewakan untuk ngamen di jalanan," curhatnya.

"Aku yakin banget akan berpengaruh untuk kesehatan dan pertumbuhan si anak, jika setiap hari harus memiliki rutinitas seperti yang di video itu. Mudah-mudahan orangtua anak ini bisa sadar, bahwa yang dilakukannya itu enggak baik untuk anaknya," tutupnya di akhir postingan. (Red)

Lensa Indramayu  - Layanan hapus tato ini diselenggarakan oleh Majelis Ta'lim Telkomsel dan Islamic Medical Service.
Acara ini diikuti oleh 250 peserta yang akan menghapus tato di tubuhnya.

Layanan hapus tato ini diselenggarakan oleh Majelis Ta'lim Telkomsel dan Islamic Medical Service.
Petugas menggunakan sinar laser saat menghapus tato pada lengan warga.

Petugas menembakkan sinar laser kepada lengan warga yang bertato.

Warga yang sudah menjalani penghapusan tato pada tubuhnya ditutup menggunakan plastik.

Petugas menggunakan sinar laser saat menghapus tato pada lengan warga.

Sejumlah warga membaca Alquran usai menghapus tato pada tubuhnya di Halaman Masjid Cut Mutia, Jakarta, Sabtu (27/1). (Red)

Lensa Indramayu  - Jakarta - Ade Armando yang berprofesi sebagai Dosen Universitas Indonesia (UI) itu dipolisikan oleh seorang murid Habib Rizieq bernama Ratih Puspa Nusanti. Ratih tak terima gurunya itu dihina dengan sebuah foto yang mengenakan atribut Natal.
Posting Foto Habib Rizieq Pakai Atribut Natal, Ade Armando Dipolisikan

Pada hari Kamis (28/12/2017). Ratih datang ke Bareskrim Polri, gedung KKP, Jalan Merdeka Timur, Didampingi Sekjen DPP Front Pembela Islam (FPI) Habib Novel. sambil membawa sejumlah bukti untuk diberikan kepada polisi.

"Saya sebagai umat Islam dan pribadi yang kebetulan jemaah  Habib Rizieq. Ada postingan seperti ini penghinaan terhadap ulama yang digambarkan pakai atribut Natal pakai topi Sinterklas. Atas postingan itu saya tidak terima karena sangat melecehkan ulama," ujar Ratih. Seperti dikutip dari laman detik.com
Posting Foto Habib Rizieq Pakai Atribut Natal, Ade Armando Dipolisikan

Ratih menjelaskan bahwa dirinya mendapatkan postingan itu dari Habib Novel pada Rabu (27/12). Tak terima melihat foto itu, lalu Ratih dan Novel pun memutuskan melaporkan Ade.

"Saya menemukan postingan Ade Armando dari Ustaz Habib Novel ini," ujar Ratih.

[next]Selain Ratih, Damai Hari Lubis, yang juga mengaku sebagai murid Rizieq, melaporkan salah satu akun Facebook milik Mario Ono. Damai juga tak terima Habib Rizieq dihina dengan disebut sebagai 'biang cabul'.

Akun atas nama Mario Ono ini juga dianggap menghina aksi 212, mengaitkannya dengan sebuah produk makan penyedap rasa.

"Dia bikin Ajinomoto aksi 212, produk micin dan dihina juga Habib (Rizieq) dengan biang cabul, kata-kata lain juga ada yang cukup kasar. Ini benar-benar menghina ulama," ujar Damai di lokasi yang sama.

Ratih dan Damai mengatakan telah menyerahkan gambar postingan Ade Armando dan Mario Ono sebagai bukti.

"Saya nggak tahu itu siapa Mario Ono. Biarlah nanti penyidik yang cari ini akun siapa atau siapa si Mario Ono ini," ucap Damai.

Laporan Ratih diterima Bareskrim Polri dengan Nomor Polisi TBL/III2/XII/2017 tertanggal 28 Desember 2017. Sedangkan laporan Damai diterima dengan nomor TBL /IIII/XII/2017 tertanggal 28 Desember 2017.
Posting Foto Habib Rizieq Pakai Atribut Natal, Ade Armando Dipolisikan

Atas perbuatannya, Ade dan Mario diduga telah melanggar tindak pidana Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 156 KUHP tentang SARA sebagaimana dalam UU ITE. (Red)

Lensa Indramayu  - Depok -  Dengan bantuan CCTV, para pelaku penjarahan toko pakaian di Jl Sentosa Raya, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, pada Minggu (24/12) malam, berhasil diidentifikasi dan akhirnya Reskrim Polresta Depok berhasil menangkap 26 anggota geng 'Jepang' yang menjarah toko pakaian tersebut, Dari 26 itu tiga di antaranya perempuan. Dalam video CCTV terlihat seorang penjaga toko sedang membersihkan pakaian, kemudian datang sekelompok geng jepang dan langsung menjarah isi toko tersebut.
Tiga perempuan yang terlibat penjarahan toko pakaian

Saat penjarahan, dalam rekaman CCTV terlihat ada tiga perempuan yang ikut serta yakni, bernama Yufita, Afna, dan Bela. Begini penampakannya.

Dari foto yang diterima, Selasa (26/12/2017), ketiga perempuan tersebut tampak seperti remaja tanggung. Mereka berambut panjang.

Perempuan yang bergabung di geng 'Jepang' memiliki peran khusus. Mereka ditugaskan untuk merekrut anak muda yang ingin menjadi anggota geng.

"Perekrutan cewek di geng itu, bagaimana agar anggota cewek ini mencari member lain untuk geng," ujar Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis Aryana kepada wartawan di Mapolresta Depok, Jl Margonda Raya, Kota Depok, Senin (25/12).

Ketika mereka berkonvoi anggota perempuan geng 'Jepang' juga diikutkan, Namun mereka tidak dilibatkan saat tawuran.

"Kalau untuk tawuran, anggota cewek ini nggak boleh ikut," sambung Putu. (Red)

Berikut adalah video aksi mereka yang sedang menjarah toko pakaian.


FS, salah satu pelaku penculikan siswi di Ciputat
Lensa Indramayu  - FS, salah satu pelaku penculikan siswi di Ciputat, mengaku menyetubuhi korbannya.
 Dilansir dari detik Sabtu 23 Desember 2017, pelaku penculik siswi berhasil di tangkap polisi.

Berikut kronologinya :
[next]
Korban mulanya diajak menuju Kota Tua bersama pelaku lainnya, Hadi Wijaya. Foto / detik.com
[next]
Dari Kota Tua, pelaku dan korban menuju rumah kontrakan pelaku Hadi Wijaya di Jalan Kampung Pulo, Kosambi, Jakarta Barat. Selama tiga hari di kontrakan tersebut, pelaku FS telah berhubungan intim dengan korban. Foto / detik.com
[next]
Menurut Fadli, pelaku FS dan korban berpacaran pada 9 Desember 2017. Foto / detik.com
[next]
Mereka berkenalan melalui grup WhatsApp Jakmania dan kemudian keduanya berkomunikasi. Mereka juga berhubungan intim tanpa dasar paksaan.Foto / detik.com

[next]
Kemudian, saat berada di rumah kontrakan itu, pelaku FS melakukan hubungan intim dengan korban. Saat ini korban sudah kembali ke rumahnya bertemu keluarga. Foto / detik.com


Lensa Indramayu  - Jakarta - Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menggerebek sebuah rumah di Komplek Green Garden RT 004/008 Kelurahan Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Rumah tersebut diduga dijadikan sebagai home industry narkotika jenis sabu.
Polisi gerebek rumah yang dijadikan pabrik sabu

Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Suhermanto, membenarkan adanya penggerebekan tersebut. Penggerebekan dilakukan sekitar pukul 17.00 WIB.

"Pelakunya kabur," ujar Suhermanto, Rabu (20/12/2017).

Suhermanto mengatakan, pihaknya telah mem-profiling pemilik pabrik sabu rumahan tersebut. "Besok akan kami panggil pemiliknya," sambungnya.
Polisi gerebek rumah yang dijadikan pabrik sabu

Di lokasi tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya 30 kilogram prekusor (bahan pembuat sabu), puluhan botol cairan kimia dan sejumlah peralatan untuk memproduksi sabu.

"Pelakunya kabur. Barang yang kami sita antara lain 30 kilogram prekusor, puluhan botol cairan kimia, dan seperangkat alat yang diduga untuk membuat sabu," ujarnya. (Red)

Lensa Indramayu   - Jakarta - Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno menanggapi santai netizen yang mengaitkan mobil penerobos busway bernopol B-1-UNO dengan dirinya. Dia berharap fitnah yang ditujukan kepadanya itu bisa mengurangi dosa.
Mobil yang diduga milik saniaga uno

"Bukan. Bukan total. Nggak pernah tuh gue punya keinginan naro-naro (nama UNO di pelat mobil)," kata Sandi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (19/12/2017).

Sandi menyatakan mobil pribadinya menggunakan pelat nomor B-28-SN dan B-28-MS. Ia pun kembali menegaskan tidak punya mobil dengan angka '1' di nopol.

"Nggak ada 'B-1'. Nggak punya saya itu," tegasnya.

Meski begitu, Sandiaga tak mempermasalahkan sejumlah netizen yang langsung menyebut mobil itu miliknya. Sandi mengaku ikhlas dan berharap fitnah tersebut menjadi pengurang dosa baginya.

"Ya mudah-mudahan jadi pengurang dosa saya. Fitnah itu mudah-mudahan bisa mengurangi kesalahan-kesalahan saya yang lama. Ini kan bentuk pencucian di dunia. Disiapkan. Sebentar lagi kan kita semua juga di alam akhirat kan harus mempertanggungjawabkan apa yang kita lakukan jadi ya dibawa ikhlas aja hal-hal seperti itu," tutur Sandiaga.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra menyatakan hal yang sama dengan Sandiaga. Halim memastikan pemilik mobil tersebut bernama Dwi Putranto, yang beralamat di Jakarta Barat. (Red)

Lensa Indramayu  - Djakarta Warehouse Project (DWP) 2017 akan digelar mulai hari ini, Jumat (15/12/2017) hingga Sabtu (16/12/2017) di JI-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat. Siapa sangka kesuksesan sekaligus pro kontra festival dance akbar se-Asia Tenggara ini diawali dari garasi?
Disc Joki / ilustrasi

Dalam satu wawancara khusus dengan Forbes, September 2015, salah satu pendiri Ismaya Grup yang menjadi penyelenggara DWP, Christian Rijanto bercerita tentang kisah bisnis hiburan mereka.

“Perusahaan mereka, Grup Ismaya, dimulai di sebuah ruang garasi sewaan yang diubah menjadi kantor di lantai dasar tempat parkir,” tulis Jesse Lawrence di Forbes.

Kisah ini mirip ketika Larry Page dan Sergey Brin membangun mesin raksasa pencari Google dari sebuah garasi pada 1998 silam. Bedanya, Cristian bersama Bram Hendrata, dan Brian Sutanto yang merintis bisnisnya sejak 2008 silam. Ketiganya menyediakan panggung yang banyak dicari para penggemar Electronic Dance Music (EDM) untuk mendapatkan "pesta sepesta-pestanya" di luar klub malam.

Kesuksesan mereka tercatat dari jumlah penonton yang meningkat sejak tiga tahun belakangan. Pada 2014 jumlah penonton mencapai 70 ribu orang. Meningkat menjadi 75 ribu orang pada 2015. Makin melejit menjadi 90 ribu orang pada tahun lalu.

[next]Tahun 2017, DWP sudah memasuki penyelenggaraan ke-9. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, DWP akan menghadirkan puluhan Disc Jockey (DJ) mancanegara maupun lokal ke Indonesia. Pada DWP 2017 untuk pertama kalinya akan menampilkan genre hip hop dengan dibawanya rapper asal Amerika Serikat, Desiigner dan rapper-rapper Asia dari kolektif 88rising yaitu Rich Chigga, Higher Brothers, Keith Ape, dan Joji.

Nama-nama ini "ramah" di lini masa media sosial para generasi milenial. Rich Chigga misalnya, rapper berusia 19 tahun ini punya follower 1,06 juta di Twitter dan 1,3 juta pengikut di Instagram. Kehadiran Rich Chigga yang dijadwalkan manggung pada Sabtu malam Minggu nanti akan menjadi magnit bagi para penggemarnya di Indonesia yang masih suka "dugem" untuk datang ke pesta DWP 2017, berbeda halnya dengan generasi milenial AS yang ogah-ogahan ke kelab malam.

Padahal untuk ikut nge-dance di DWP butuh setidaknya Rp800 ribu di kantong. Laman resmi www.djakartawarehouse.com menyebutkan harga tiket DWP 2017 untuk kategori General Admission, tiket early entry 1 dijual seharga Rp.800 ribu. Pembeli tiket ini, diharuskan masuk ke area acara sebelum pukul 07.00 malam.

Untuk kategori sama, terdapat pula Presale 1 seharga Rp.860 ribu rupiah dan Presale 2 seharga Rp.920 ribu. Harga tersebut adalah harga untuk tiket masuk selama 2 hari. Sementara itu, untuk tiket VIP Gold dijual dengan harga Rp1,2 juta dan VIP Gold 2 hari dijual dengan harga Rp2 juta.

Wajar saja ketika Assistant Brand Manager Ismaya Live Sarah Deshita mengklaim DWP 2017 bisa menghasilkan miliaran rupiah. “Turis asing akan tinggal sepekan di Indonesia menghabiskan uang minimal Rp10 juta per orang. Dengan begitu, devisa yang bakal dihimpun dari acara ini mencapai Rp350 miliar,”  kata Sarah Deshita.

[next]Di sisi lain, ada juga yang tidak suka terhadap DWP. Organisasi masyarakat Bang Japar (Kebangkitan Jawara dan Pengacara) berencana akan membubarkan acara ini karena dinilai amoral.

Komando Bang Japar Kecamatan Kemayoran, Suhadi mengatakan Jumat (14/12) mengaku sudah menyiapkan 50-100 orang terdiri dari gabungan dari berbagai organisasi masyarakat seperti Muslim Kemayoran Bersatu, Front Pembela Islam (FPI), Majelis Taklim Kemayoran, Garda Forum Betawi Rempug, dan Ikatan Besar Keluarga Madura Ketapang untuk membubarkan Festival dance music terbesar di Asia Tenggara itu.

“Masyarakat enggak banyak, tapi kami hanya cari yang berani. Karena kami target masuk ke dalam bikin 'ramai',” ujar Suhadi.

Suhadi menginginkan "Gubernur DKI Jakarta yang beragama Islam harus bisa menghentikan atau mencabut izin DWP". Ia juga menduga ada penggunaan narkoba dalam acara tersebut. “Gimana ini dengan kekuatan yang di luar dengan jumlah massa yang lebih banyak, 90 ribu lebih, enggak pakai narkoba. Mungkin enggak?” tandas dia.

[next]Namun, tuduhan itu dibantah Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono. Argo mengaku polisi belum menemukan bukti ada kegiatan prostitusi apalagi narkoba di acara DWP.

"Kan sudah beberapa kali setiap tahun berjalan toh. Kami belum temukan indikasi itu," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jumat (15/12).

Argo juga berdalih, pihaknya tidak mungkin melakukan tes urine kepada penonton DWP yang hadir sebagaimana dituntut para pendemo. "Kami enggak ada anggaran itu kalau satu-satu orang dites urine," ujar Argo seraya mewanti-wanti ormas untuk tidak sembarangan melakukan sweeping di acara DWP.

Penyelenggara DWP 2017 menerapkan sederet peraturan, termasuk melarang perbuatan tak senonoh, mengganggu penonton lain,  membawa obat-obatan terlarang, senjata tajam.  "Kami akan ketat dalam menyita barang-barang yang tidak diizinkan berada di dalam festival," sebut penyelenggara di akun Twitter resmi mereka.

Penyelenggara juga melarang penonton untuk membawa minuman dan mobil sendiri ke lokasi DWP. "Ngga perlu bingung, pulang dan pergi ke #DWP17 naik GO-CAR aja! Gak perlu ribet cari parkir ataupun nyetir, kamu tetap bisa #GOCHILL dengan @gojekindonesia!" tulis penyelenggara di Twitter.  (Red)

Lensa Indramayu - Ribuan peserta aksi dari berbagai elemen masyarakat memenuhi jalan depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta, Jumat (8/12) siang.
Pengibaran bendera palestina oleh masa
Mengenakan pakaian serba putih, mereka melakukan aksi protes terhadap sikap Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Dari pantauan awak media, sebagian besar massa duduk sambil mengibarkan bendera Palestina tepat di seberang gedung Kedubes AS. Sementara massa perempuan dan anak-anak berada di sisi timur sambil membawa spanduk bertuliskan ‘Yerusalem Tak Akan Pernah Menjadi Ibu Kota Israel’.

Salah satu koordinator aksi massa menyerukan ajakan boikot terhadap produk-produk AS.

“Amerika!” seru koordinator aksi.

“Boikot!” jawab massa aksi.

Aksi massa ini merupakan bentuk sebagai aksi damai penolakan terhadap keputusan Trump soal Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Rencana awal massa aksi hendak melakukan long march dari Kedubes Palestina tak jadi dilakukan lantaran ditolak oleh pihak kepolisian.
Masa aksi berkumpul sambil menyuarakan aspirasi mereka
Kalangan pelajar, mahasiswa, pemuda dan berbagai Ormas Islam di Indonesia, turut menggelar aksi damai di depan kantor Kedubes AS. Mereka mengusung empat tuntutan dan mengecam klaim Trump atas AS.

Koordinator aksi Asep Irfan Mujahid mengatakan, jumlah peserta unjuk rasa diperkirakan mencapai sekitar Ribuan orang. Mereka merupakan pengurus wakil dari kalangan ormas-ormas yang ada di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya, datang dengan menggunakan seragam serba putih.
Aparat keamanan berjaga-jaga di lokasi aksi depan gedung kedubes AS
Ketua Umum Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) itu mengatakan, massa akan langsung berkumpul di Kedubes AS usai melaksanakan salat Jumat. Mereka tidak melakukan aksi jalan kaki atau long march sebelumnya.

Beberapa mobil yang mengangkut pasukan Brimob telah bersiap untuk mengamankan unjuk rasa dan parkir di Jalan Medan Merdeka Selatan.
Kendaraan brimob terlihat berparkir didi dekat lokasi aksi
Selain personel Brimob, juga terdapat petugas keamanan Kedubes yang berjaga-jaga di depan gerbang keluar masuk. Petugas ini juga siap siaga memantau keadaan di sekitarnya melalui CCTV yang terpasang di sekeliling Kantor Kedubes Amerika Serikat di Jakarta.

Lensa Indramayu - Jakarta - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menargetkan pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018. Saat ini kementerian masih menunggu jumlah formasi CPNS yang diajukan pemerintah daerah (pemda).
PNS Ilustrasi
Menteri PANRB Asman Abnur mengatakan, para kepala daerah telah diperbolehkan untuk mengajukan formasi yang dibutuhkan. Menurut dia, semakin cepat formasi tersebut diusulkan akan semakin baik. Sebab dengan demikian proses perekrutan CPNS 2018 bisa dibuka sejak awal tahun.

"Kalau mau mengajukan enggak apa-apa, dari sekarang boleh. Ya mudah-mudahan kalau saya berharap cepat. Biar nanti tahun 2018 ini bisa kita laksanakan di awal tahun," ujar dia di Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Kamis (30/11/2017).

Asman menjelaskan, alokasi jumlah formasi PNS yang akan dibuka pada tahun depan salah satunya akan mengikuti besaran jumlah PNS yang pensiun.‎ Namun, jumlahnya tidak akan sebesar PNS yang akan memasuki masa purnabakti tersebut.

Meman‎g mau tidak mau kita harus mengisi PNS yang sudah pensiun. Nah kita targetkan pertumbuhannya tidak plus, tapi minus. Jadi kalau mungkin yang pensiun 100 ribu, kita terima separuhnya," dia menjelaskan.

Selain itu, alokasi jumlah CPNS tersebut juga akan bergantung pada kemampuan keuangan negara. Sebab itu, saat ini Kementerian PANBR tengah berkoordinasi dengan Kemenkeu terkait hal ini.

"Namun, keputusannya nanti sangat tergantung pada kemampuan keuangan. Jadi nanti dengan Bu Menkeu akan menghitung dulu kemampuan APBN kita," tandas dia.

[next]"6 Hal yang Harus Diketahui soal Seleksi CPNS 2018

Bagi Anda yang tengah bersiap-siap untuk mendaftar seleksi CPNS 2018 ini, ada beberapa hal yang patut menjadi perhatian. Berikut enam di antaranya :

1. Dibuka untuk menggantikan PNS yang pensiun dan posisi yang belum terisi

Menurut Menpan-RB Asman Abnur, dibukanya lowongan tersebut guna memenuhi 50-60 persen formasi yang ditinggalkan sebanyak 220 ribu PNS yang memasuki masa pensiun pada periode 2017-2018.

Selain itu, formasi yang dibuka juga untuk kementerian dan lembaga yang formasinya tidak terisi pada seleksi CPNS yang tengah berlangsung saat ini.

"Sama formasi kemarin tidak terisi, misal BNN, ada pelatih anjing pelacak ternyata tidak banyak yang lulus," ujar dia.

[next]2. Diprioritaskan untuk pembangunan di daerah

Rencananya, formasi CPNS 2018 yang dibuka meliputi kementerian dan lembaga (KL) pemerintah pusat serta formasi untuk pemerintah daerah. Penerimaan CPNS akan disesuaikan dengan usulan bupati dan gubernur sesuai dengan kompetensi bidang apa saja yang ingin dikembangkan di daerah.

"Tahun depan kita buka, tahun 2018, untuk daerah, per kabupaten dan provinsi," katanya.

[next]3. Jumlah formasi yang dibuka 110 ribu

Menurut Asman, jumlah PNS yang memasuki pensiun sekitar 220 ribu orang. Formasi yang akan dibuka sekitar 50 persen dari jumlah pensiun tersebut.

"Sesuai kebutuhan kan yang pensiun sekitar 220 ribu total daerah dan pusat. Kita tidak menerima sebesar pensiun, tapi kita hanya menerima 50 persen dari jumlah yang pensiun atau lebih sedikit. Tapi tetap mengacu pertumbuhan minus," jelas dia

[next]4. Tengah meminta restu Jokowi

Menteri Asman menuturkan, rencana penerimaan CPNS 2018 sudah disampaikan ke Presiden Jokowi. Pihaknya juga tengah koordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait kebutuhan anggaran.

"Mudah-mudahan dengan trust yang terbangun sekarang saya punya kesempatan membuka formasi 2018. Dan ini sudah saya ajukan Bapak Presiden. Saya berharap Bapak Presiden menyetujui. Kemudian saya bersama Menteri Keuangan sedang menghitung berapa biaya yang dibutuhkan penerimaan 2018," dia menandaskan.

[next]5. Sedang menunggu usulan kebutuhan daerah

Selain berdiskusi soal anggaran, pihak Kementerian PANRB juga tengah menunggu usulan dari KL maupun dari pemerintah daerah tentang jumlah formasi yang dibutuhkan.

"Ini lagi kita hitung kan yang pensiun sekitar 220 ribu lagi. Kita hitung kemampuan keuangan, masing-masing usulan kementerian, masing-masing usulan pemerintah daerah. Kita lihat, kita seleksi lagi konsentrasinya apa yang bidang prioritas baru ketemu angkanya. Kita berharap enggak lebih jumlah pensiun," tukas Menteri Asman.

[next]6. Rencana dibuka awal tahun

Soal pembukaan seleksi CPNS 2018, Menteri Asman mengatakan akan mulai proses seleksi pada awal tahun depan. "Dalam waktu dekat kita ajukan November, Desember. Awal tahun kita sudah mulai membuka rekrutmen," kata dia.

Editor : Redaktur

Lensa Indramayu - FPII Rabu, 22 Nopember 2017

Pengukuhan Korwil Kab.Tasik dan Kab.Ciamis oleh Ketua FPII Setwil Jawa Barat
Banjarsari Ciamis - Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Setwil Jawa Barat kembali melakukan pengukuhan bagi sejumlah Koordinator Wilayah (Korwil) di Jawa Barat, Sabtu (18/11), bertempat di Alun-alun Banjarsari Ciamis. Pengukuhan ini sebagai bentuk keseriusan dari masing - masing Korwil dalam upayanya mengembangkan serta mengepakkan sayap FPII di wilayahnya.

Acara perhelatan Akbar Pengukuhan Korwil FPII Kab.Ciamis & Korwil FPII Tasikmalaya dipenuhi oleh ratusan undangan yang yang hadir. Semarak suasana sejak awal sudah terlihat jelang acara Pengukuhan tersebut berlangsung.

Acara dihadiri langsung oleh Ketua Presidium FPII Kahatsihi, Ketua FPII Setwil Jawa Barat, Merry Panjaitan, , Ketua Divisi Advokasi, Wesly HS, Sekretaris FPII Setwil Jabar, Jansen Matondang dan Pembina FPII Setwil Jabar, Andrey Y Manullang SH, MH. Dan juga terlihat hadir beberapa Korwil FPII di Jawa Barat seperti Korwil FPII Kab.Bandung Barat, Korwil FPII Kab.Sukabumi, Korwil FPII Kota Bekasi dan Korwil FPII Kab.Bogor. Serta  para tamu undangan lainnya dari jajaran pemerintah Daerah Kab.Ciamis, tokoh masyarakat, tokoh agama, ormas yang ada di wilayah Ciamis dan Banjarsari.

Pengukuhan Korwil FPII Kab.Ciamis dan Tasikmalaya ini mengambil tema "Dengan Kebersamaan Kunci Sukses Menuju Keberhasilan". Pagelaran Marching Band dari siswa siswi sekolah SMP Negeri 2 Banjarsari dan tarian Jaipong menjadi awal pembuka Acara tersebut.


Heri Graha, Ketua FPII Korwil Kabupaten Ciamis Kepada awak media mengatakan bahwa dirinya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua Presidium, Ketua Setwil dan para Ketua Korwil FPII yang telah hadir di kegiatan hari ini, dan juga kepada Muspika Kecamatan Banjarsari , Muspida Kabupaten Ciamis dan Tasikmalaya yang telah juga memberikan partisipasi untuk terlaksana dan suksesnya kegiatan ini.

Dalam sambutannya, Kasihati selaku Ketua Presidium FPII  mengatakan, agar seluruh anggota FPII dapat menegakkan nilai - nilai jurnalisme dengan baik agar kiprahnya dapat bermanfaat dan berguna baik dalam tubuh FPII itu sendiri maupun bagi pihak lain seperti dengan eksekutif, legislatif dan yudikatif termasuk dengan TNI dan POLRI.

Sementara itu Ketua Setwil Jawa Barat, Merry Panjaitan memberikan arahan dalam sambutannya, bahwa agar seluruh jajaran FPII Kab.Ciamis dan Tasikmalaya yang di lantik benar benar dapat selalu menjaga marwah FPII, menjaga kekompakan diantara anggota, juga selalu menjalin kemitraan baik dengan pihak pemerintah dan masyarakat, maupun TNI & POLRI.

Bunda panggilan akrab Ketua Setwil Jabar ini juga berpesan melalui Acara Pengukuhan ini akan membawa angin perubahan baru bagi seluruh Pengurus FPII menuju keberhasilan dan kesuksesan bersama.

Mewakili Pemerintah Daerah dan Koramil serta Polsek, Dedy Mudyana selaku Camat Banjarsari memberikan apresiasi dan dukungannya kepada seluruh jajaran pengurus FPII pusat sampai daerah dengan di gelarnya acara yang sangat positif ini, pemerintah juga sangat menyambut baik dengan adanya pengukuhan FPII diwilayah Banjarsari, semoga terus menjalin kemitraan serta sinergitas antara pengurus FPII, Jajaran Pers dengan pihak Pemerintah Kab. Ciamis, juga memgucapkan selamat dan sukses atas pengukuhan dan pelantikan Pengurus FPII Kab.Ciamis dan Tasikmalaya.

Pembacaan SK Pengukuhan FPII Korwil Ciamis &  Tasikmalaya dilakukan oleh Wesly HS (Ketua Deputi Advokasi), satu persatu nama Pengurus FPII Korwil yang dibacakan naik keatas panggung. Dan serah terima Bendera Pataka FPII Korwil dilakukan oleh Bunda Ketua FPII Setwil Jabar kepada Ketua FPII Korwil Ciamis sebagai bentuk seremoni utama acara ini.

Di akhir acara ini, diberikan cindera mata dan penghargaan bagi seluruh jajaran pemerintah yang ada di Kab.Ciamis kepada Bupati Ciamis, Dandim Ciamis, Kapolres Ciamis, ketua DPRD Kab.Ciamis, Kapolsek, Danramil dan Camat Banjarsari sebagai rasa terima kasih seluruh jajaran FPII dari pusat sampai daerah.

Acara ini di tutup dengan peniupan lilin & pemotongan kue ulang tahun sambil menyanyikan lagu selamat ulang tahun ke 2 Media BARAK. yang di lakukan oleh seluruh keluarga besar Media BARAK.
Lalu di tutup dengan Pembacaan Do’a oleh salah seorang tokoh agama yang ada di Banjarsari serta di teruskan dengan acara Hiburan nyanyi bersama di iringi musik sebagai rasa syukur atas terselenggara dan suksesnya seluruh rangkaian acara. (Red.)

Lensa Indramayu - KPK menyatakan bahwa pihak yang ikut menyembunyikan atau menghalangi proses penyidikan kasus korupsi KTP-Elektronik dengan tersangka Ketua DPR Setya Novanto dapat terancam hukuman pidana.
Kantor KPK
"Kalau ada pihak-pihak yang berupaya menyembunyikan atau menghalangi proses KTP-elektronik atau penyidikan yang lainnya maka ada risiko pidana yang diatur pasal 21 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam konferensi pers di gedung KPK Jakarta, Jumat.

Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Pasal tersebut mengatur mengenai orang yang sengaja mencegah, merintangi atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan, penuntutan dan pemeriksaan di sidang terdakwa dalam perkara korupsi dapat dipidana minimal 3 tahun dan maksimal 12 tahun dan denda paling banyak Rp.600 juta.

"Namun saat ini KPK fokus kepada bagimana penanganan perkara lebih efektif terutama pokoknya. Secara normatif kami juga sudah ingatkan agar pihak-pihak tertentu tidak berupaya melindungi tersangka atau melakukan hal2 lain dalam kasus KTP-e karena ancamannya 3-12 tahun penjara," tambah Febri.


Jakarta - Gubernur DKI Anies Baswedan memenuhi janji kampanyenya.
Surat keterangan penutupan alexis
Ia memutuskan tidak melanjutkan izin usaha Hotel Alexis dan Griya Pijat Alexis.

Menurut Anies, keputusan ini diambil atas nama Pemerintah Provinsi Jakarta. Ia menyandarkan pertimbangannya pada hasil kajian Pemprov dan laporan warga.

"Seperti kita sampaikan dalam masa kampanye, kita mengambil sikap tegas dan kami mengambil keputusan untuk tidak melanjutkan izin usaha mereka dari Pemprov DKI," tegas Anies di Balai Kota Jakarta, Senin (30/10/2017).

Surat tidak diperpanjangnya izin usaha Alexis ditandatangani sejak Jumat, 27 Oktober. "Jadi kalau ada kegiatan, sudah tidak lagi legal," jelas Anies.

Adanya dugaan praktik prostitusi terselubung menjadi salah satu alasan tidak dilanjutkannya izin usaha hotel tersebut. Anies tegas menolak praktik semacam itu.

"Posisi kita tegas tidak melegalkan prostitusi ya, seperti kita sampaikan dalam masa kampanye," Anies memungkasi.

Tidak diperpanjangnya terhadap permohonan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Alexis ini tertuang dalam surat Pemprov DKI bernomor 6866/-1.858.8.

Hal ini merupakan balasan dari surat yang dilayangkan pihak Alexis sehari sebelumnya, Kamis 26 Oktober 2017. Lewat surat itu, Alexis menanyakan alasan mengapa daftar ulangnya belum diproses.

Lensa Indramayu - Ulah pengamen kadang bikin geregetan. Sering kali mereka meminta diberikan uang dengan cara memaksa..


Padahal, lagu yang mereka nyanyikan kadang juga asal-asalan. Belum lagi penampilannya yang urakan justru membuat tak nyaman.

Seperti yang terekam dalam video ini. Ulah pengamen di dalam bus ini bikin seorang penumpang kesal.

Dia emosi tak diberikan uang. Pengamen itu berkata-kata yang memojokkan si penumpang.

Semula si penumpang diam. Lama-lama si pengamen makin ngeyel. Saat diladeni dan ditantang, si pengamen langsung ciut dan minta maaf berkali-kali.

Video ini pertama kali diunggah pemilik akun Facebook, R Indra Permana.

" Awalnya gagah ngamuk2 n nantang, tapi akhirnya ciut mlempem
*Pengamen terminal Kali Deres. Pesan moral: Jangan Takut."

Ini video yang merekam ulah si pengamen:

Lensa ID - Jakarta Hari ini di hebohkan dengan kabar adanya perkumpulan/Kongres oleh Partai yang dilarang di negara Ini, PKI (Partai Komunis Indonesia) dengan terang-terangan berani melakukan Kongres di gedung LBH, Jln Diponegoro No 74 Jakarta.

Acara yang sedianya di adakan sabtu-minggu (16-17 september 2017) di tolak keras oleh berbagai Elemen masyarakat, dari mulai mosi keberatan hingga Demo saat ini berlangsung di depan gedung dan dikawal oleh polisi serta TNI.

Berbagai tanggapan masyarakat yang di nilai keras juga terdapat dari, Majelis Ormas Islam Indonesia, Dewan Dakwah islamiyah indonesia, Pimpinan Pusat Gerakan Bela Negara, Berikut tanggapan dari kordinator Mayjen TNI (Purn) Budi Sujana dalam Press Releasenya :

Assalamu’alaikum wr.wb.

  Sehubungan dengan  upaya rekonsiliasi dan rehabilitasi para pelaku pemberontakan/eks PKI berbentuk Seminar Sejarah 1965 bertajuk “Pengungkapan Kebenaran Sejarah 1965/66” yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu–Minggu, 16-17 September 2017, bertempat di Gedung LBH, Jalan Diponegoro no 74 Jakarta, kami sejumlah Ormas Islam yang tergabung dalam Majlis Ormas Islam, Dewan Dakwah Islamiyah Kramat Raya,  serta Gerakan Bela Negara, menolak dengan keras dan tegas atas kegiatan tersebut.

 Dalam amatan kami, kegiatan tersebut berkedok kegiatan ilmiah untuk memutarbalikkan fakta sejarah dan membangun opini atau pandangan negatif terhadap negara, pemerintah, dan bangsa Indonesia di mata dunia Internasional, dengan tuduhan, terjadi pelanggaran HAM berat bahkan Genocida yang terjadi di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada penumpasan PKI setelah mereka memberontak pada G30/S PKI 1965.

  Ketika para pembela PKI di Seminar 65 LBH tersebut berlangsung, dengan maksud memutihkan kesalahan PKI, mereka telah melanggar TAP NO XXV/MPRS/1966 dan Undang Undang No. 27 Tahun 1999 tentang perubahan KUHP yang berhubungan dengan kejahatan terhadap keamanan Negara.

  Selama masa reformasi berlangsung, eks Tapol/Napol PKI telah melakukan konsolidasi dengan membentuk Paguyuban Korban Orde Baru (PAKORBA), Yayasan penelitian Korban Peristiwa 1965 (YPKP 1965),Lembaga Perjuangan Rehabilitasi Korban Rezim Orde Baru (LPR KROB). Bisa jadi, inilah PKI wajah baru dengan topeng demokrasi, hak asasi, lingkungan hidup, tidak menentang agama, dan lain lain, tapi sebenarnya ingin mengubah fakta sejarah yang sudah final bagi bangsa Indonesia. 

  Dalam rangka menyelamatkan Dasar Negara RI Pancasila dan NKRI dari ancaman bahaya komunis yang sekarang telah bergerak melalui jalur politik, hukum, sosial, budaya, dan pendidikan, kami menyarankan kepada aparat hukum Pemerintah Republik Indonesia untuk melarang acara tersebut dan acara semacamnya dilarang hingga kapan pun. Para eks Tapol/Napol PKI yang hadir di acara tersebut selalu mendorong agar Presiden/ Pemerintah RI atas nama Negara meminta maaf kepada eks Tapol Napol PKI bertentangan dengan fakta sejarah bahawa PKI adalah pelaku pada pemberontakan 1948 dan 1965.

  Kami ingin membantu penegakan konstitusi di bahwa Pemerintahan Presiden Jokowi yang berkomitmen 'menggebuk' semua ormas yang berhaluan komunis. Presiden Joko Widodo juga menegaskan tidak bakal ragu menindak organisasi-organisasi tersebut. "Saya dilantik jadi Presiden yang saya pegang konstitusi, kehendak rakyat. Bukan yang lain-lain. Misalnya PKI nongol, gebuk saja. TAP MPR jelas soal larangan itu," demikian kalimat Presiden Jokowi saat bersilaturahmi dengan sejumlah pemimpin redaksi media massa di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (17/5/2017).

  Penolakan kami ini demi penegakan Pancasila, UUD 1945, serta Bhineka Tunggal Ika untuk mencegah berkembangnya paham komunis di Indonesia.

  Wassalamu’alaikum Wr. Wb

 Atas Nama,
Majlis Ormas Islam Indonesia
Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia
PIMPINAN PUSAT GERAKAN BELA NEGARA
Koordinator dan Contact Person
Mayjend TNI (Purn.) Budi Sujana. (Ryn-Rel)

Lensa Indramayu - JAKARTA - Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra menegaskan, tetap memberdayakan Supeltas untuk membantu polisi mengatur lalu lintas di Ibu Kota. Namun mereka tidak diperkenankan memakai seragam yang telah disediakan polisi.

Menurut Halim, penggunaan seragam Supeltas sebagai identitas masih menunggu setelah resmi dilantik. Sementara, pelantikan itu sendiri masih menunggu hingga ada instansi yang bersedia memberikan honor kepada para tim relawan terebut.

"Penggunaan seragam kami tunda, mereka bisa mengatur lalu lintas tapi dia sudah menerapkan pengetahuan dan praktik yang kami berikan," ucap Halim di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Selama belum mendapatkan honor, para Pak Ogah yang telah bergabung dengan Supeltas itu diperkenankan menerima uang dari para pengguna jalan sebagai imbalan karena telah membantu mengatur lalu lintas.

"Kalau namanya saat ini, dapat 'ucapan terima kasih' dari yang dibantu. Tapi untuk seragamnya, tulisan Supeltas termasuk kewenangan mengatur lalin, belum kami lakukan," tuturnya.

Sebelumnya, Dirlantas Polda Metro Jaya telah berusaha meminta kepada Pemprov DKI Jakarta dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jakarta sebagai pihak yang memberikan honor. Namun permintaan itu ditolak oleh kedua instansi tersebut, sehingga pelantikan Supeltas terpaksa ditunda.


Lensa Indramayu - Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Ditlantas Mapolda Metro Jaya sudah melakukan berbagai cara untuk mensterilkan jalur khusus bus Transjakarta. Namun sayangnya, ragam upaya seperti meninggikan separator, menempatkan petugas hingga dipasangkan palang pintu belum efektif.

Akhirnya, petugas melakukan razia rutin di sepanjang jalur khusus tersebut. Sejumlah orang yang terjaring menolak ditindak.

Seperti pria ini. Dia tertangkap tangan oleh petugas karena masuk ke busway. Bukannya mengakui kesalahannya, pria ini malah menanyakan apakah penertiban yang dilakukan petugas memiliki surat perintah atau tidak.

Semula memang petugas tidak mau memberikan, tapi karena pria ini terus memaksa karena tak percaya akhirnya secarik kertas diberikan. Dan pria itu sibuk memotret tugas perintah penertiban itu.

Videonya viral. Belum diketahui lokasi penertiban:
Diberdayakan oleh Blogger.