Lensa Indramayu - Hari ini Rabu 15 Nov 2017 jam 10:25 WIB , Dikson Ongkowijoyo 18 th, telah mengucapkan 2 kalimat syahadat di Masjid Shalahuddin, Puri Surya Jaya, Gedangan, Sidoarjo dengan dipandu oleh Ustadz Bukhori Al Pamekasani & disaksikan oleh jamaah masjid.
Dikson Ongkowijoyo
Dikson sejak kelas 1 SMP sdh aktif menjadi pelayan di salah satu gereja ternama di kawasan Surabaya Barat.

Dia sbg pemain band gereja, posisi sbg gitaris yg cukup handal.

Dikson ini ketika sekolah di salah satu SMA swasta terkemuka di Sidoarjo sedang ada masalah dg keluarga, hingga pernah bolos sekolah & merokok di luar area sekolah.

Singkat cerita Dikson disuruh keluar oleh pihak sekolah, tapi Dikson tdk mau menandatangani surat pernyataan.
Hal ini yg membuat dia galau & curhat ke teman2nya.

Ketika curhat ke teman yg se-agama lama yg di sekolah maupun yg di gereja, jawabannya rata2 datar & menganggap masalahnya biasa2 saja.

_"Kalo mau dikeluarkan, ya santai saja.....cari lagi sekolah lainnya. Gampang kan...?!"_
Jawaban2 yg spt itu yg membuat dia merasa kurang mendapat empati ketika dia sedang punya masalah.

Tapi ketika Dikson cerita ke temannya yg muslim, responnya di luar dugaan.

Mereka dg penuh perhatian & rasa empati mendengarkan serta memberikan support.
Hal2 spt ini yg membuat Dikson nyaman.

Kemudian temannya Dikson yg muslim menunjukkan video Youtube tentang tayangan Hafidz Cilik di RCTI. Dikson merasakan seolah2 beban masalahnya berkurang dg melihat video tsb.

Dan pada suatu hari, Dikson menginap di rumah temannya.

Temannya tsb menunjukkan video Youtube ceramahnya Dr Zakir Naik, hingga mereka tertidur.
Begitu bangun pagi, Dikson merasakan suatu dorongan yg positif di dlm dirinya sehingga dia menyatakan ke temannya kalo dia ingin masuk Islam.

Di lain waktu, temannya menunjukkan video Youtube tentang bacaan qiro'ah-nya Muzammil anak ITB yg merdu....& makin kuat keinginannya utk menjadi muallaf.

Suatu waktu, Dikson pernah diajak temannya mampir ke Masjid Shalahuddin utk sholat Dhuha.
Ketika Dikson mencoba ikut sholat (meski belum bersyahadat), ada temannya yg merekam.
Mungkin rekaman tsb yg sampai ke gerejanya.

Setelah itu pendeta & pengurus gerejanya mendatangi Dikson hingga 2x utk menanyakan keputusannya kalo mau menjadi muallaf.

Mereka juga menyatakan apa tdk sayang kalo posisinya Dikson sbg gitaris utama akan ditinggalkan...
Tapi Dikson tetap pada pendirian kuatnya hingga terlaksananya ikrar syahadat pada pagi tadi.

Dpt disimpulkan bahwa atas kuasa Alloh SWT ada 3 faktor yg membuat Dikson menjadi muallaf :
*1. Kepedulian seorang muslim kpd sesama manusia.*
==> _"Sudahkah kita sendiri sdh peduli dg kesusahan org lain di sekitar kita?"_
*2. Bacaan Al Qur'an.*
==> _"Hari ini sdh brp ayat Al Qur'an yg kita baca?"_
*3. Syiar Ilmu Islam.*
==> _"Apakah ilmu Islam yg kita pelajari hanya utk konsumsi kita sendiri atau kita ikut menyebarkan ilmu tsb?"_

Semoga Dikson Ongkowijoyo menjadi muslim yg taat & istiqomah menjalani agama Islam yg haq ini.
Aamiinn....

_- Special Thank to Alel & Nizar (sahabat Dikson) yg telah mengawal peristiwa besar tsb._
_- Also thank to Ibu2 jamaah Shalahuddin atas supportnya yg luar biasa_.

Sumber : Dr. Anwar Lutfi
Diberdayakan oleh Blogger.