Lensa Indramayu  - Sekitar 11.146 personel aparat keamanan gabungan dari Polri, TNI, dan Linmas siap mengamankan jalannya pilkada di Kabupaten Indramayu. Sejumlah lokasi rawan pun mendapat perhatian khusus, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Ilustrasi
Berdasarkan pantauan wartawan, Kapolres Indramayu AKBP Arif Fajarudin pimpin langsung Apel Kesiapan Pergeseran Pasukan Pengamanan Pilkada Serentak, dalam Rangka Operasi Mantap Praja Lodaya 2018, di Mapolres Indramayu, Senin (25/6).

Disela-sela apel, Kapolres mengecek langsung kesiapan anggota yang akan diterjunkan untuk mengamankan pelaksanaan pemilihan gubernur (pilgub) Jawa Barat (Jabar) di Kabupaten Indramayu.

"Ini merupakan upaya kita untuk menjaga kondusivitas hingga semua kegiatan pilkada selesai," kata Arif.
Arif menyatakan sudah memetakan lokasi-lokasi yang dinilai aman, rawan satu, dan rawan dua. Dia menyebutkan, lokasi rawan tersebar di enam kecamatan. Meski tidak menyebutkan nama lokasi yang rawan, dia memastikan lokasi tersebut mendapat pengamanan ekstra.

Seluruh personel tersebut akan diterjunkan di 2.841 tempat pemungutan suara (TPS), baik prapemungutan suara maupun pascapemungutan suara.

Selain personel berseragam dinas, Polri juga menyiagakan patroli tertutup di lokasi-lokasi rawan. Petugas pun akan bertindak tegas bila mendapati aksi anarkis para simpatisan maupun pendukung pasangan calon.

Arif menambahkan, pihaknya pun telah menginventarisasi permasalahan politik yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan pilkada. Polri pun bekerja sama dengan kejaksaan, panwas, dan KPUD melakukan pemantauan bila terjadi kecurangan maupun kesalahan dalam proses pemungutan suara.
Terpisah, Komisioner KPU Kabupaten Indramayu Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Erwanto, menyatakan, pihkanya selama ini telah berusaha meningkatkan angka partisipasi pemilih di Kabupaten Indramayu. Karena itu, sosialisasi kepada berbagai elemen masyarakat terus dilakukan.
Erwanto menyebutkan, angka partisipasi pemilih dalam pemilihan bupati Indramayu 2015 hanya 59,73 persen. Dia mengaku angka tersebut masih cukup rendah.

"Untuk pigub Jabar 2018 kami menargetkan angka partisipasi pemilih mencapai 77,5 persen," ucap Erwanto.

Sambut Pilkada serentak tahun 2018, Subang Gelar Pasukan Pengamanan TPS
Lensa Indramayu  -  Subang-Apel gelar pasukan pergeseran personil pengamanan TPS  operasi mantap praja lodaya 2018 dalam rangka Pilkada serentak tahun 2018 Kabupaten Subang dilaksanakan di Alun-alun Kabupaten Subang dengan bertindak selaku inspektur upacara/pimpinan apel Plt. Bupati Subang H. Ating Rusnatim, SE. Senin (25/6/18).

Plt. Bupati Subang bertindak selaku inspektur upacara / pimpinan apel membacakan sambutan Kapolda Jabar bahwa apel tersebut dalam rangka melaksanakan pengecekan kesiapan personil dan kelengkapan sarana dan prasarana, serta menyamakan pola piker dan pola tindak dalam pengamanan tahapan pemungutan suara pada Pilkada serentak 2018 guna meminimalisir setiap potensi gangguan Kamtibnas yang terjadi dengan perencanaan yang matang dalam rangka mensukseskan Pilkada serentak 2018, sehingga dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancer sesuai asas, tujuan dan prinsip-prinsip penyelenggaraan Pilkada.

Ada beberapa penekanan yang perlu dipedomani dan dilaksanakan oleh seluruh personil yang terlibat PAM TPS, yaitu :

1. Agar melakukan pengamanan dan pemantauan situasi di sekitar TPS pada saat pelaksanaan pemungutan suara dan perhitungan suara.

2.  Mengambil tindakan pertama di TKP apabila menemukan kasus pelanggaran/kejahatan dan selanjutnya melaporkan kepada posko terdekat, sehingga dapat diantisipasi dini secara cepat, tepat dan tuntas.

3. Melarang warga masyarakat membawa senjata tajam, senjata api dan barang berbahaya ke lokasi TPS.

4. Setelah melaksanakan tugas, agar personel pengamanan TPS membuat akhir penugasan.

Oleh karena itu, kepada personil yang akan bertugas pengmanan Pilkada serentak 2018 diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan professional, iklas, bertanggung jawab dan penuh pengabdian, serta memahami tugas dan prosedur pengamanan serta senantiasa menjaga netralitas, solidaritas dan integritas TNI-Polri sehingga dapat terjamin Pilkada 2018 di wilayah Jawa Barat yang jujur, adil dan demokratis.

Plt. Bupati dalam sambutannya menambahkan harapan kepada seluruh aparatur pemerintah daerah, khususnya unsur pimpinan wilayah yaitu para Camat, Kepala Desa dan Lurah selalu siap bersama-sama, bersinergi dengan unsur TNI dan Polri untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan yang dapat mengganggu jalannya Pilkada serentak tahun 2018. Kepada seluruh masyarakat Subang agar melaksanakan hak pilihnya pada tanggal 27 Juni 2018, karena dengan menunaikan hak pilihnya pada Pilkada berarti rakyat telah berdaulat yaitu berdaulat memilih pemimpin.

Pasukan apel gelar pasukan berasal dari unsur TNI/Polri, Satpol PP, Linmas, Tagana, Damkar.

Dalam pelaksanaan apel tersebut juga dilakukan simulasi pemungutan suara di TPS pada Pilkada serentak tahun 2018.(Dit, Subang)

Pilkada serentak
Lensa Indramayu  -Minimnya informasi, banyak warga Indramayu tidak tahu kapan hari pencoblosan dan siapa saja cagub dan cawagub yang sedang bertarung..

Sebagian warga mengaku mengetahui hari pencoblosan setelah aparat Desa mengumumkan di Desanya melalui pengeras suara toa musolah..

Disisi lain juga ada sebagian warga baru mengetahui cagub dan cawagub melalui aparat desa dan petugas KPU saat pemberian lembaran C6 kerumahnya..

Bahkan warga mengaku baru mengetahui hari Rabu pencoblosan setelah ada petugas TPS, Minggu (24/6/2018) datang kerumahnya memberikan selembaran surat peserta pencoblosan nanti. Karsad (45) menungkapkan kepada wartawan mengiyakan, dirinya belum tahu pasangan calonnya yang ikut pencalonan.

 "Katanya sih ada empat calon, tapi saya belum tahu yang mana-mananya. Itu pun saya baru tau ada empat calon dari petugas TPS sewaktu petugas TPS memberikan surat suara ke rumah saya sebagai pemilih," katanya seraya menambahkan, Karsad merasa kebingungan siapa yang harus dipilih.

Hal senada diungkapkan Wasakinah (50) warga Kelurahan Margadadi Kabupaten Indramayu yang mengaku tidak tahu pada pasangan calon Gubernur Jawa Barat. "Berbeda dengan pemilu-pemilu sebelumnya, yakni tiap tim pemenangan selalu datang ke rumah-rumah warga untuk memperkenalkan siapa calonnya, tapi sekarang tidak" Ungkapnya. Selasa 26/06/2018. Kendati demikian dia tetap akan datang ke TPS untuk mencoblosnya.

Lensa Indramayu  - Kelompok pemuda dari Desa Cipedes, Kecamatan Cikaum, Kabupaten Subang menyatakan diri siap Mengawal untuk memenangkan pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Subang Nomor Urut 3 (Dedi J - Budi)
Pemuda Cikaum Siap Menangkan Paslon Dedi J-Budisetiadi

Penegasan itu disampaikan salah seorang Ketua Forum Pemuda Desa Kecamatan Cikaum Kusnadi Bersama pemuda Desa Pasirmuncang Cipedes, Agay dalam pernyataannya Pada Jumat (22/6/2018) dikediaman Agus Ridwan Tempat Kumpulnya Pemuda Desa Pasirmuncang Cipedes.

"Kami siap mengawal untuk mendukung kemenangan dan berupaya semaksimal mungkin memenangkannya dalam Pilkada Subang pada 27 Juni 2018 di Kecamatan Cikaum Khususnya di desa Pasirmuncang cipedes," Kata Kusnadi.

Agay dan Agus Ridwan menyebutkan, Bahwa pilihan yang diambil itu murni karena kedua figur tersebut dianggap berkualitas.

"Keduanya merupakan pigur yang memiliki pengalaman yang mumpuni dalam memimpin yang dikenal dekat dengan semua kalangan di daerah," jelasnya.

Lebih lanjut, Kusnadi menjelaskan, paslon nomor urut 3 tersebut juga dianggap memiliki visi dan misi yang jelas sasarannya untuk masyarakat.

“InsyaAllah kami siap mengawal untuk memenangkan Dedi J - Budi dengan meraih dukungan suara di Kecamatan Cikaum. Kami optimis akan hal itu," tuturnya.(*)


Acara debat publik pilgub jabar di UI depok
Lensa Indramayu  - DEPOK – Kegaduhan mewarnai acara Debat Calon Gubernur dan Wakil Gubrnur Provinsi Jawa Barat tahun 2018 yang berlangsung di Balairung, Universitas Indonesia (UI) Depok ricuh saat pasangan Sudrajat – Ahmad Shaiku (Asyik) mendapat giliran closing statement.

Kericuhan tersebut ketika keduanya memberikan pernyataan tidak terduga bahwa jika terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar maka tahun 2019 akan menganti presiden.
[post_ads]
Tidak hanya menyampaikan pernyataan itu saja namun calon Ahmad Syaiku mendadak mengeluarkan kaos bertuliskan 2019 Ganti Presiden, Seluruh penonoton yang hadir pun langsung respon aksi yang dilakukan Ahmad Syaiku tersebut, ratusan pendukung pasangan lain yang marah dan geram hingga terjadi saling ejek dan sorak sorai penonton menyebabkan gaduh suasana Balairung UI Depok, Senin malam (14/5/2018).

 Kemarahan pendukung pasangan calon (paslon) lain yang ada di depan mimbar membuat ratusan petugas kepolisian yang sejak awal sudah mengantisipasi langsung masuk merangsek ke tengah pendukung pasangan calon.

Tidak hanya pendukung dari pasangan TB Hasanuddin dan Anton yang marah tapi pendukung pasangan calon Dedi Mizwar dan Dedi Mulyadi, pasangan Ridwan Kamil dan UU Ruzanul Ulum juga sempat berteriak-teriak.

Mereka menilai pasangan calon no urut 3 Sudrajat – Ahmad Syaikhu tidak pada tempatnya memamerkan kaos bertulisan 2019 Ganti Presiden. “Ini bukan debat Pilpres tapi Pilgub kenapa harus itu yang dibawa-bawa dalam ajang debat ini,” teriak salah satu pendukung .

Kegaduhan semakin menjadi sehingga membuat pasangan no urut 4 Dedi Mizwar dan Dedi Mulyadi terhalang menyampaikan closing statemen.

Kandidat Gubernur Jawa Barat (Jabar) nomor urut 4, Deddy Mizwar sempat enggan melanjutkan segmen terakhir debat publik Pilgub Jabar 2018 di kampus UI Depok, Jabar, malam ini. Sempat muncul kericuhan di ruang debat. "Saya kurang bernafsu karena melihat istri saya ketakutan," ujar Deddy Mizwar.
[post_ads_2]
Deddy yang saat itu mendapat giliran menyampaikan pesan penutup debat publik terpaksa harus menunda sementara pernyataannya. Ia pun melihat istrinya, Giselawati Mizwar yang nampak ketakutan.

Melihat kondisi yang tidak kondusif itu pasangan Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi hanya bisa diam. “Kalau kondisinya seperti ini mendingan ditutup saja debatnya,” kata Deddy Mizwar. (Red)

Moment pertemuan antara asyik dan habib rizieq
Lensa Indramayu  - Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 3 Sudrajat-Ahmad Syaikhu mengambil "cuti" sementara waktu dari perhelatan Pilkada Jawa Barat 2018 untuk menjalani ibadah umrah ke Tanah Suci Mekkah.

Kesempatan tersebut ternyata dimanfaatkan oleh pasangan yang dikenal dengan nama "Asyik" ini untuk bertemu Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Mekkah. Pertemuan tersebut diketahui melalui video yang beredar di kalangan wartawan.
[post_ads]
Dalam video itu terlihat Rizieq Shihab yang mengenakan baju putih duduk diapit Sudrajat yang juga mengenakan baju berwarna putih, bersama Ahmad Syaikhu yang tampak memakai kemeja dengan setelan jas hitam.

"Malam hari ini, saya bersama keluarga di Mekkah Al Mukaromah sangat berbahagia. Saya kedatangan tamu para habaib, para ulama para kiai dari berbagai daerah. Dan, di samping saya juga alhamdulillah ada Pak Sudrajat, calon gubernur Jawa Barat. Juga dan Pak Ahmad Syaikhu, calon wakil gubernur Jawa Barat," kata Rizieq Shihab dalam video itu.

Selain calon gubernur, dalam video itu pun Rizieq menyebut ada Lutfi Bamala, calon bupati Purwakarta dan Udin, calon Bupati Kuningan.

Di dalam video berdurasi 3,49 menit itu, Rizieq mengumumkan dan mengundang masyarakat untuk datang dalam kegiatan akbar doa bersama yang rencananya digelar di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor pada Sabtu (5/5/2018) mendatang.

Rizieq mengatakan salah satu tujuan acara itu adalah berdoa agar Indonesia dan Jawa Barat mendapat pemimpin yang baik pada tahun depan.

Dalam kesempatan itu pun ia berpesan kepada Sudrajat-Syaikhu untuk berkomitmen menjadi pemimpin yang baik.
[post_ads_2]
Saat dikonfirmasi, ketua tim pemenangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu, Haru Suandharu membenarkan pertemuan tersebut. Menurutnya, pertemuan itu tidak dijadwalkan sebelumnya.

"Mereka (Sudrajat-Syaikhu) pergi umrah sudah lama dijadwalkan. Bertemu dengan beliau (Rizieq Shihab) hanya kebetulan," kata Haru melalui ponselnya.

Meski demikian, Haru mengatakan pihaknya sangat menyambut baik pesan bernada dukungan dari Rizieq Shihab kepada Sudrajat-Syaikhu. Dia yakin dukungan tersebut bisa membuat pasangan "Asyik" semakin semangat dalam bersaing di kontestasi Pilkada Jawa Barat

"Testimoni (dari Rizieq Shihab) sifatnya sangat baik. Mudah-mudahan bisa menjadi penyemangat. Poin penting yang harus dicatat adalah mereka (Sudrajat-Syaikhu) ke Mekah untuk ibadah," tandasnya.

Mewujudkan Partisipatif Kaum Perempuan di Pilkada 2018, Panwaslu Indramayu Gelar Sosialisasi
Lensa Indramayu  - Sosialisasi yang bertempat di aula hotel trisula lantai 2 yang dihadiri anggota ormas perempuan dari seluruh kabupaten Indramayu, Kamis 26/04/2018.

Kegiatan teresebut dihadiri beberapa ormas yakni komunitas buruh migran perempuan, ibu-ibu PKK, kohati kabupaten Indramayu, korpri kabupaten Indramayu, Sarinah kabupaten Indramayu, kohati kabupaten Indramayu, katayat kabupaten Indramayu, KPI kabupaten, Indramayu, IppNu kabupaten Indramayu, Nasyiatul Aisyiah kabupaten Indramayu, Aisyiah kabupaten Indramayu, muslimat, wanita Katolik, wanita budhis indramayu, komisi dewasa GKI indramayu.

Turut hadir Tulus Arfan, selaku Kasubag TP3 (tekhnik pengawasan penyelenggaraan pemilu) dalam sambutannya Tulus Arifan mengajak seluruh peserta untuk mensukseskan Pilkada Jabar sebagai bentuk tanggung jawab kita bersama, agar pemilu aman damai, jujur, dan berintegritas.

Tulus juga mengajak peserta agar jangan sungkan melapor ketika melihat pelanggaran pemilu, "Cara pelaporannya pun mudah, di desa ada PL (Pengawas Lapangan) atau di kecamatan ada namanya panwas kecamatan, agar tercpta pemilu yang betul- betul jurdi( (jujur dan adil) hal itu bisa di lakukan dengan melibatkan berbagai unsur, terutama peran aktif masyarakat dalam hal pengawasan, pengawasan baik tingkat kabupaten, kecamatan dan tingkat desa sampai ketingkat RT/RW." Kata Tulus.

Ketika ditanya peserta sosialisasi dari ormas muslimat, bagai manah jika pelanggaran itu dilakukan oleh KPU nya sendiri? Dan bagai mana realisasi UUD pemilu Nomor 7 tahun 2017.

Terkait rekrutmen kpu, badan penyelenggara pemilu yang masih aktif di ormas dengan dibuktikan surat pengunduran diri dari ormas tersebut.

"Ketika pelanggaran itu dilakukan oleh KPU nya sendiri , pertama redaksi pelanggarannya seperti apa? Jika pelanggaran itu ringan maka ada teguran dari bawaslu, bisa kena sangsi kode etik, sampai pemecatan dan bisa juga di giring keranah hukum" Jawab tulus.

Sementara ketua Bawaslu Nurhadi menuturkan di depan para peserta sosialisasi Bahwa pentingnya peran aktif masyarakat, agar terciptanya rasa keadilan, ketentraman dan kenyamanan, dalam hal menentukan pilihannya, dan meminta masyarakat. "Jangan menerima politik uang, karna bisa merusak demokrasi kita" terang Nurhadi.

Nurhadi pun memberi contoh bagi ANS(aparatur negara sipil) dan TNI polri. Ans tidak boleh ikut kampanye terbuka atau tertutup, dalam bentuk elektronik seperti ikut memposting calon bahkan komen saja yang membaguskan calon tertentu itu tidak boleh.

"Mari jaga kondusifitas pilkada Jabar sebagai pemilu yang berkualitas dan bermartabat" Pungkas Nurhadi ( Arp )

Lensa Indramayu  - Indramayu J aw a Barat



Ustadz Syaikhu Sambut Rombongan Goes to Jakarta di Kota Mangga


DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar kegiatan Gowes PKS to jakarta. Goes Sepeda start dimulai dari kantor DPW PKS Jawa Tengah menuju kantor DPP di Jakarta. Dalam perjalananya melewati kota - kota di Jawa Tengah dan Jawa Barat seperti, kota Pekalongan, Pemalang ,Tegal, Brebes, Cirebon, Indramayu dan kota lainya sepanjang Jalur Pantura.

Rombongan  PKS Gowes to Jakarta, hari jumat (20/4) sekitar pukul 10.30 memasuki kota Indramayu. Warga yang dilalui Rombongan Gowes PKS terlihat antusias menyambut rombongan, sebut saja Ibu Sri Umi Maziah, salah satu warga masyarakat Kertsemaya mengaku senang bisa menyambut kedatangan tim goes di Kabupaten Indramayu. " PKS sedang lewat bareng rombongan sepeda" katanya.

Di Kabupaten Indramayu tepatnya di pantai eretan rombongan disambut oleh calon wakil gubernur Jawa Barat Ahmad Syaikhu bersama DPD PKS Kabupaten Indrmayu, kesempatan kali ini di manfaatkan oleh kader dan simpatisan PKS untuk berpoto dan berbincang bersama Ustadz Syaikhu yg dikenal sebagai putra pantura karena satu - satunya calon wagub di Jabar yang terlahir dari pantura tepatnya di Cirebon.

Ahmad syaikhu mengaku senang menyambut rombongan Gowes PKS yang baru saja sampaindi kota mangga, dalam kesempatanya beliau menyampaikan rasa hormat dan bahagia karena di acara milad PKS tahun ini ada terobosan baru lewat kegiatan gowes yang memakan perjalanan cukup panjang.

" Dengan bersepeda kondisi tubuh kita akan stabil dan jantung kita berfungsi baik . jantung  pks sebagai Partai  dakwah jangan berhenti berjuang untuk memenangkan dakwah di pilgub jabar,  dan pileg serta pilpres tahun mendatang.inilah kenapa  milad PKS tahun ini ada Gowes to jakarta." tegasnya,

Sementara itu ketua DPD PKS kabupaten Indramayu Tauhid, S.Tp, menyampaikan bahwa kegiatan sperti ini patut dicontoh supaya kader pks bisa menjaga kebugaran tubuhnya dengan berolahraga sepeda.

" Bersepeda adalah olahraga rakyat karena bisa dilakukan oleh semua lapisan masyarakat dan tidak mengenal usia " tandasnya. (Red)


Lensa Indramayu  - INDRAMAYU - Jumlah daftar pemilih tetap (DPT) untuk pemilihan gubernur (Pilgub) Jabar 2018 di Kabupaten Indramayu mencapai 1.315.739 pemilih.
KTP Ilustrasi

Hingga saatini, tercatat masih ada sekitar 11 ribu warga yang terancam tak bisa memilih karena belum melakukan perekaman data kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el).

 Penetapan jumlah DPT itu diputuskan dalam rapat pleno KPUD Indramayu yang berlangsungdi Kantor KPU setempat, Kamis (19/4).
[post_ads]
Data itu terkumpul dari 317 desa yang tersebar di 31 kecamatan di Kabupaten Indramayu. "Pemilih yang ada dalam DPT itu nantinya mencoblos di tempat pemungutan suara (TPS) di Indramayu, yang jumlah totalnya ada 2.841 TPS," terang Komisioner KPUD Kabupaten Indramayu, Jerry Nurcahya.

Jerry mengakui, selain warga yang telah terdaftar dalam DPT, ada pula 11 ribu warga yang belum melakukan perekaman KTP.

Menurutnya, jumlah warga yang belum melakukan perekaman data itu telah menurun dari sebelumnya yang mencapai 34.471 warga.

 "Alhamdulillah sebagian besar sudah melakukan perekaman data dan mengantongi surat keterangan atau KTP elektronik," tutur Jerry.

Meski telah menurun drastis, namun 11 ribu warga yang belum melakukan perekaman data itu terus menjadi fokus perhatian dari KPUD Indramayu.

Pasalnya, berdasarkan aturan KPU, para pemilih bisa menggunakan hak pilih mereka jika telah melakukan perekaman data yang dibuktikan dengan kepemilikan KTP el atau minimal surat keterangan dari Disdukcapil setempat. Jerry berharap, warga yang belum melakukan perekaman data bisa segera melakukannya.

Dengan demikian, mereka tetap bisa menggunakan hak pilihnya dalam menentukan calon pemimpin Jabar untuk lima tahun kedepan.
[post_ads_2]
Sementara itu, Komisioner KPU Kabupaten Indramayu Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Erwanto, menambahkan, pihkanya berusaha untuk terus meningkatkan angka partisipasi pemilih di Kabupaten Indramayu.

Karena itu, sosialisasi kepada berbagai elemen masyarakat terus dilakukan.

Erwanto menyebutkan, angka partisipasi pemilih dalam Pemilihan Bupati Indramayu 2015hanya 59,73 persen. Dia mengaku angka tersebut masih cukup rendah. "Untuk Pilgub Jabar 2018 kami menargetkan angka partisipasi pemilih mencapai 77,5 persen," tandas Erwanto.

Lensa Indramayu  - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menargetkan kenaikan partisipasi pemilih sebesar 18 persen dalam Pilkada 2018.
KPU Kabupaten Indramayu

Menurut Komisioner KPU Indramayu Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Erwanto di Indramayu, Sabtu. pada Pilkada yang digelar tahun 2015, partisipasi masyarakat dalam pemilihan kepala daerah itu  59,73 persen.
[post_ads]
Pada Pilkada 2018 khususnya Pilgub Jabar yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni mendatang ditargetkan naik menjadi 77,5 persen.

"Ini tentu merupakan target yang cukup berat bagi kami, tapi harus dijalankan dengan terus melakukan sosialisasi untuk mencapai target itu," ujarnya.

Pada tahun 2015, data pemilih tetap di Kabupaten Indramayu mencapai 1,3 juta.
[post_ads_2]
"Untuk meningkatkan target partisipasi salah satunya yaitu melakukan sosilisasi ke berbagai elemen," katanya. 

Lensa Indramayu  -Indramayu


Pengurus Relawan Juang Bertekad memenangkan Asyk di Pantura

Konstalasi Pilkada di Jawa Barat semakin menarik terlihat dari semakin antusiasnya masyarakat Jawa Barat sehingga semakin hari semaki bertamba para pendukung serta Relawan untuk ikut andil memenangkan pilihanya untuk 27 Juni 2018 nanti. misalnya Relawan untuk Pasangan Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Barat Sudrajat-Ahmad Syaikhu mulai bermunculan lagi. Salah satunya RELAWAN JUANG  (Jabar Asyik).

Relawan ini di dominasi oleh Kaum Muda. mereka akan selalu siap untuk terus  bergerak  dan berjuang  dengan tujuan memenangkan pasangan Asyik di wilayah Jawa Barat pada umumnya serta wilayah Kabupaten Indramayu. Kabupaten Cirebon dan Kota Cirebon pada khususnya.

“Kami siap memenangkan Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Pak Sudrajat dan Ahmad Syaikhu,” kata Sekertaris RELAWAN JUANG JabarAsyik. Hendri Hardianto, Jum'at (23/03/2018).

RELAWAN JUANG Jabar Asyik sendiri Lahir dari Rahim sebuah ide dan Gagasan kaum intelek muda dari berbagai Organisasi Kepemudaan di Wilayah Indramayu dan Cirebon. baik dari organisasi Mahasiswa. Organisasi Pelajar. Organisasi Pemuda yang berbasis Nasioanalis serta Organisasi Pemuda yang berbasis Religius (Santri),  Terbentuknya di salah satu Kantor Sekretariat Pengurus Cabang Organisasi Kepemudaan di Kabupaten Indramayu pada Sabtu (03/2).
.
Hendri Hardianto menyampaikan, pembentukan kepengurusan RELAWAN JUANG Jabar Asyik tersebut sebelumnya telah melalui rapat pleno yang dihadiri wakil dari masing-masing Organisai Kepemdaan tersebut dari wilayah  Cirebon dan Indramayu.
.
serta Terpilih sebagai Ketua RELAWAN JUANG Jabar Asyik adalah Rofiqul Anwar, Sekertaris Hendri Hardianto  dan Bendahara adalah  Dedi Sutiyo.
Para pengurus Relawan tersebut berasal dari berbagai latar belakang pendidikan dan profesi yang berbeda.
.
Menurut Hendri Hardianto, saat ini Anggota dan Koordinator RELAWAN JUANG Jabar Asyik sudah terbentuk hingga tingkatan Kordinator Kecamatan.
Selain itu relawan ini juga tetap koordinasi dengan Parpol pengusung.

“target dari relawan ini adalah menggaet suara kalangan muda di wilayah Cirebon dan Indramayu baik yang Zaman Now atau yang zaman old di ,” jelas Hendri Hardianto.

Ketua RELAWAN JUANG Jabar Asyik, Rofiqul Anwar menambahkan, kenapa kami hanya membentuk Anggota dan Koordinator Relawan Juang seta  memfokuskan untuk mendulang suara pasangan Asyik pada tiga kabupaten kota saja. yakni Kabupaten Indramayu. Cirebon dan Kota cirebon. alasannya realistis dan rasional. karna hanya tiga Kabupaten Kota ini yang hampir secara keseluruhan mempunyai kesamaan persis mulai dari bahasa. budaya. dan lainya. dari segi bahasa saja mayoritas di kabupaten kota ini berbeda bahasa dengan kabupaten kota di Provinsi Jawa Barat Lainnya. dengan kesamaan itu  akhirnya kami lebih mudah berkomunikasi. lebih mudah berkoordinasi serta lebih mudah pula untuk menyamakan dan menyatukan titik frekuensi untuk kami bergerak dan berjuang memenangkan pasangan Asyik.

Anggota dan Koordinator Relawan Juang ni nantinya tidak hanya ada di tingkat Kabupaten dan tingkatan Kecamatan saja tapi ditargetkan akan membentuk sampai tingkatan Desa dan Tingkatan RT/TPS di seluruh Kabupaten Indramayu. Cirebon serta Kota Cirebon.
.
 " pada awal pembentukkan Relawan ini agak sedikit perbedaan yang alot untuk menentukan sikap kepada siapa semangat kita. ide kita. gagasan kita dan implementasi dari pergerakan kita berlabuh untuk suksesi ke salah satu kandidat yang ikut pada perhelatan Pilgub di Jawa Barat Periode 2018-2023. Karena melihat Background dari Anggota dan pengurus yang ikut membentuk Relawan Juang mempunyai latar belakang Organisasi Kepemudaan yang berbeda-beda serta Profesi yang tidak sama. dan setelah melalui perdebatan yang agak memakan waktu, akhirnya pilihan politik kita bermuara kepada pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut tiga yang didukung oleh Partai Gerindra, PAN, PKS dan PBB yakni  Sudrajat - Ahmad Syaikhu.
salah satu alasannya kenapa kami memilih pasangan Sudrajat - Syaikhu, karna Pasangan inilah yang paling pas untuk memimpin Jawa Barat Lima Tahun kedepan dan kami anggap mampu menyelesaikan permasalahan Jawa Barat yang begitu Kompleks"  Papar Rofik.

Lensa Indramayu  - Indramayu – Calon Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar menyambangi masyarakat perajin petasan di Kampung Lohbener, Desa Lohbener, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Rabu, 14 Maret 2018. Dalam kampanyenya, Deddy Mizwar dicecar para perajin petasan soal kejelasan status usaha dan bentuk perhatian Pemerintah.
Cagub Jawa Barat, Deddy Mizwar kampanye di Indramayu'.

Deddy yang sebelumnya mendapat sambutan hangat saat berkampanye ke Pasar tumpah Jatibarang ini, diminta kejelasan bagaimana program konkret Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk lima tahun ke depan untuk kelegalan usaha turun temurun itu.

Dalam dialog terbuka di lapangan Lohbener RT 15/04 itu, perwakilan perajin petasan, Wasti menanyakan kepada Deddy Mizwar bagaimana kepastian hukum bagi perajin petasan. Pasalnya, usaha tersebut kerap menjadi sasaran penindakan aparat karena disebut ilegal, sedangkan petasan impor dengan mudah masuk ke Indramayu tanpa penindakan yang adil.

"Jangan ditangkapi (para pengrajin), dioperasi. Gimana Pak? Saya pengen tahu dari Pak Haji gimana? Orang sini, usahanya kaya gini, jadi gimana?" tegas Wasti dengan nada merintih kepada Deddy Mizwar, Rabu 14 Maret 2018.

Menjawab cecaran tersebut, Deddy menjelaskan, usaha membuat petasan harus diakui melanggar ketentuan. Bahkan, usaha yang berjalan dengan metode manual tanpa profesionalitas produksi dan jaminan keamanan yang benar, rawan meledak dan memakan korban.

Oleh karena itu, Deddy menawarkan alih usaha bagi para pengrajin petasan. Potensi pangan di Indramayu yaitu Mangga Gedong Gincu dan beras, menjadi solusi alternatif bagi para pengrajin petasan.

"Solusinya alih usaha, sebab kalau usaha yang dilarang, ini deg-degan. Jadi ada aturan dilarang, harus dicarikan. Misalnya, bagaimana pengolahan Mangga, manisan, asinan, Pisang, nanti dicarikan (infrastruktur) pemasarannya," jawab Deddy.
[post_ads]
Dalam dialog tersebut, turut juga hadir perwakilan dari Polres Indramayu. Bahkan, Deddy ingin blak-blakan dengan para perajin untuk membeberkan siapa konsumennya agar ditindak aparat.

Wakil Gubernur Jabar ini berharap, para perajin petasan agar peduli terhadap keamanan. Berkaca pada kasus sebelumnya, ledakan rumah industri petasan memakan korban pemilik dan pemukiman terdekat.

"Jangan bikin petasan melulu, siapa yang beli? Biar Pak Kapolsek tahu. Karena bahaya bu, kalau terjadi kebakaran atau meledak, korbannya orang terdekat yang kita sayangi," katanya.
[next]
Bukti Konkret

Deddy memastikan ketegasan pemerintah terhadap perajin petasan bukan berarti merampas haknya dalam meningkatkan derajat ekonominya.

"Itulah sebabnya pemerintah melarang hal-hal yang membahayakan warganya, bukan berarti tidak boleh mencari penghasilan. Yang lebih adalah bagaimana mengalihkan kepada usaha yang hasilnya lebih bagus. Contohnya, pendapatan dari petasan Rp3 juta per  bulan, tapi ada usaha lain untungnya Rp5 juta per bulan, mau kan?" tanya dia.

Petasan. Ilustrasi

Petasan yang dijual di pasaran

Namun, paparan tersebut belum memberikan kepuasan bagi para perajin. Wasti menanggapi bahwa aparat rutin menindak para pengrajin, namun petasan dari luar negeri marak terjual di Indramayu. "Seakan-akan diinjak-injak. Kalaupun ada program, kira-kira memberikan keringanan? Usaha apa pak haji? Jangan hanya dipikirkan, tapi dibuktikan," tegas Wasti.

Dalam dialog tersebut, Deddy memastikan program alih usaha bagi perajin petasan harus terealisasi. "Kalau tidak dipikirkan, bahaya lebih besar. Hati-hati, urusannya bahaya, kedua urusannya dengan hukum," tegas Deddy.
[post_ads_2]
Sementara itu, perajin petasan lainnya, Eni Chartini mengaku akan mengikuti program pemerintah asalkan kepastian regulasi dan lahan usaha yang diberikan pemerintah konkret dan dapat dikelola dengan bantuan modal yang sesuai kebutuhan.

"Ingin diperhatikan. Siap beralih, asal jelas. Ini kan usaha dari zaman saya masih kecil sampai sekarang punya cucu. Pendapatan dari petasan itu Rp40 ribu, kadang-kadang Rp50 ribu per hari," ujarnya. (Red)

Lensa Indramayu  -Indramayu Jawa Barat




Lensa Indramayu.  Polres Indramayu dan kodim 0616 Indramayu gelar Simulasi gabungan keamanan jelang pilkada 2018, kegiatan dilaksanakn di alun-alun pendopo Kabupaten Indramayu Sabtu, 24/2/2018.
Kegiatan tersebut dilaksanakan guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban menjelang pemilihan kepala daerah Jawa Barat 2018,

Kegiatan simulasi melibatkan seluruh jajaran polsek di wilayah hukum polres Indramayu dan gabungan kodim 0616 Indramayu yang di ikuti 610 personil gabungan,

Kegiatan itu dihadiri langsung Kapolres Indramayu AKBP Arif Fajarudin, dan Dandim 0616 Indramayu, Letkol Kav Agung Nurcahyo, beserta jajarannya, Arif menjelaskan giat tersebut sebagai bentuk kesigapan para anggota dalam menghadapi kemungkin-kemungkinan yang bakal terjadi agar anggota Polri dan TNI sudah siap apapun gangguanya,

" Kepolisian dan TNI siap untuk melakukan pengamanan menjelang pelaksanaan  pilkada Jawa Barat Tahun 2018 yang akan datang "  Kata AKBP Arif (RED).

Lensa Indramayu  - Subang-Pantauan BidikJabar  melaporkan pada hari ini Jum'at tanggal 23  Febuari 2018  

Polisi Polsek Pamanukan Bribda  Fingki H Sudrajat dan  Aiptu sahrial irfan melaksanakan
  pengamanan dalam acara kunjungan sosialisasi Calon Bupati Ruhimat- Agus Maskur (Jimat-Akur) Cawabub nomor urut satu agenda berlangsung di Simpang Desa Mandalawangi Kec. Sukasari, Kab.Subang.

Polisi sektor pamanukan melaksanakan kegiatan pengamanan dan pengawalan kampanye calon nomor urut satu yakni Ruhimat -Agus Maskur.

Polisi  berharap kegiatan tersebut agar berjalan aman , tertib dan kondusif karena masa kampanye sudah di dibuka oleh KPU Subang dan Pihak Polsek bertugas untuk melaksanakan pengamanannya. (Dit/red)


Lensa Indramayu  - Menjelang pemilihan gubernur (Pilgub) di Jawa Barat, Badan Pengawas Pemilihan Umum (bawaslu) Kabupaten Indramayu menggelar rapat kerja teknis pengawasan kampanye.
Panwaslu Kabupaten indramayu saat menggelar rapat kerja teknis
Rapat kerja tersebut dihadiri oleh seluruh anggota komisioner panitia pengawas kecamatan (panwascam) di Kabupaten Indramayu. Kegiatan berlangsung selama dua hari sejak, Rabu.21/02/2018
[post_ads]

Nurhadi selaku ketua Bawaslu Kabupaten Indramayu, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tindakan tegas itu sebagai bentuk komitmen bawaslu dalam menjalankan tupoksinya sebagai lembaga independen dan pihaknya tidak segan untuk memberhentikan para anggota panwascam yang tidak menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik.

" Jika ada anggota panwascam yang terbukti tidak jujur, tidak profesional dalam bekerja dan terlibat dalam politik uang, akan kita tindak tegas dan langsung diberhentikan. Karena itu, kami titip jaga integritas karena ini amanah negara yang sudah dipercayakan,” tegas Nurhadi.
.

Masih kata Nurhadi, anggota harus bisa bekerja sama dan solid semua harus bersandar pada undang - undang. Ia mengingatkan bahwa kekompakan tim menjadi kunci keberhasilan kerja pengawasan jajaran panwas dan kesekretariatan harus bisa bekerja sama satu dengan yang lain katanya.
[next]

Lebih lanjut Nurhadi mengatakan bahwa pihaknya merasa berterimakasih pada seluruh kawan-kawan anggota panwascam yang selama ini dengan gigih bekerja. Ia mengungkapkan sampai dengan saat ini telah ditemukan sebanyak 206 kasus pelanggaran  yang dilakukan oleh para calon pemilihan gubernur Jabar, jika benar tebukti salah, maka pihaknya akan menindak tegas.
[post_ads_2]

Sementara di sela-sela istirahat bidang divisi hukum bawaslu Kabupaten Indramayu Samsul Bahri  menyampaikan bahwa, tahapan pencegahan lebih diprioritaskanya namun ketika ada pelanggaran maka akan kami tindak sesuai prosedur hukum yang berlaku.
.
“Bawaslu akan mengadakan verifikasi vaktual keanggotaan parpol langsung ke masyarakat. Kita meminta agar  semua lapisan masyarakat sama-sama mengawasi semua tahapan. Kita perlakukan semua peserta pemilu sama, tidak ada yang kita bedakan berdasarkan undang - undang yang berlaku,” jelas samsul.

Pena  : Arp
Editor : Redaktur

Lensa Indramayu  - Indramayu Jawa Barat, Wakil  Bupati Indramayu Supendi diduga menyalah gunakan kewenangannya sebagai wakil bupati yakni ikut kampanye bersama Dedy Mulyadi saat kunjungan di Desa penganjang, kecamatan Sindang kabupaten Indramayu. Minggu 18/02/2018
Kunjungan Cawagub Dedy Mulyadi Saat di dampingi oleh Wabup Indramayu Supendi dan Rojak Muslim Aleg Propinsi.
Wakil Bupati Indramayu Supendi dan Plt DPD Golkar Indramayu H. Rojak Muslim, saat mendampingi cawagub jabar Dedy Mulyadi dalam kunjungan ke desa penganjang, mengajak masyarakat Desa Penganjang untuk memilih Dedy Mulyadi sebagai wakil gubernur jawa barat, dengan melakukan yel yel di hadapan ratusan masyarakat Desa Penganjang dan para pendukungnya.
[post_ads]
"Lamon kang Dedy kepelih aja ora kelingan Karo wong penganjang, Pat pat gulipat pilih nomor papat balik gawa berkat" ( Kalo kang Dedy terpilih, jangan lupa sama orang penganjang, pat pat gulipat, pilih nomor empat, pulang bawa berkat) ujar Supendi di depan masyarakat desa penganjang.

Di tempat terpisah, Nurhadi yang merupakan ketua Bawaslu Kabupaten Indramayu, Saat dimintai keterangan menjelaskan bahwa dalam Undang - undang no.  10 tahun 2016 pasal  61 ayat 1 gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota, anggota dewan perwakilan rakyat, dewan perwakilan daerah, dewan perwakilan rakyat daerah provinsi maupun kabupaten/kota, pejabat negara lainya/pejabat daerah dapat ikut kegiatan kampanye, dengan mengajukan cuti kampanye di luar tanggung jawab negara. kemudian ayat 2 menjelaskan bahwa surat izin cuti sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disampaikan ke KPU provinsi/ kabupaten/kota paling lambat 3 hari sebelum pelaksanaan kampanye.

"Semua pejabat yang mengabaikan peraturan yang sudah ditentukan, terancam pidana baik bagi paslon, ataupun tim kampanye." Terang Nurhadi saat ditemui wartawan Lensa Indramayu di kantornya.

Lebih lanjut Nurhadi menerangkan peringatan izin cuti tersebut telah disampaikan lebih awal melalui surat ke semua paslon dan tim penghubung masing-masing paslon.

“ Kita tegaskan ini sebagai bentuk pencegahan pelanggaran Pilkada 2018, karena bagaimanapun yang namanya aturan harus dipatuhi bukan untuk dilanggar,” sambung Nurhadi.
[post_ads_2]

Atas kejadian tersebut Nurhadi akan menindak lanjuti permasalahan terkait dugaan penyalahgunaan jabatan yang dilakukan oleh Wakil Bupati Indramayu. Nurhadi juga menegeskan akan menindak tegas jika kemudian terbukti melanggar aturan yang sudah ditentukan. (Red)

Lensa Indramayu  -BANDUNG- Pasangan calon (paslon) nomor urut 1. Ridwan Kamil – UU Ruzhanul Ulum pada pilkada Jawa Barat terus menuai dukungan. Kali ini dukungan datang dari Komunitas Pendukung Ridwan Kamil (Kopermil) Bandung yang diinisiasi oleh para kelompok LGBT yang berdomisili di kota Kembang ini.
Deklarasi komuitas LGBT pendukung ridwan kamil, Kamis (15/2/2018) siang di Warunk Upnormal Jalan Burangrang Kota Bandung.

Deklarasi yang dilaksanakan pada hari Kamis (15/2/2018) bertempat di Warunk Upnormal kawasan Burangrang kota Bandung. Koordinator Kopermil, Nisa mengatakan dukungan ini sebagai bentuk apresiasi kepada pak Ridwan Kamil yang membuka ruang bagi kami komunitas LGBT yang ada di Kota Bandung untuk tidak ada diskriminasi dari masyarakat sebagaimana pernyataan beliau yang di kutip dari Media Online Tempo.com
[post_ads]
Yang mana beliau mengatakan bahwa “Di negeri Pancasila ini semua orang punya hak, jadi saya tidak permasalahkan soal keberadaan kaum LGBT, itu ranah pribadi, saya tujuh tahun di luar negeri, bos saya di Amerika seorang gay, tapi tidak ada masalah” ujar Ridwan Kamil sebagaimana kami kutip.
Deklarasi komuitas LGBT pendukung ridwan kamil, Kamis (15/2/2018) siang di Warunk Upnormal Jalan Burangrang Kota Bandung.

“bagi kami pak Ridwan Kamil pantas untuk kami beri dukungan sebagai bentuk apresiasi atas pernyataan beliau yang tidak mempermasalahkan keberadaan komunitas kami” jelas Nisa yang didampingi kawan – kawan komunitasnya.

Nisa menuturkan Deklarasi ini sekaligus memperjelas dan mempertegas bahwa Kopermil yang terdiri dari Komunitas Lesbi, Gay Biseksual dan Transgender (“LGBT) di kota Bandung secara sukarela akan menjadi Relawan bagi kemenangan bapak Ridwan Kamil.

“Deklarasi ini sekaligus memperjelas dan mempertegas secara terbuka kami akan menjadi Relawan bagi kemenangan bapak Ridwan Kamil”tukas Nisa.
[post_ads_2]
Nisa menambahkan bahwa Kopermil dalam waktu dekat akan melaksanakan kegiatan Deklarasi Relawan pendukung Ridwan Kamil – UU Ruzhanul Ulum yang nantinya bertempat di Taman Jomblo.

“Pasca Deklarasi ini, kami akan melakukan pertemuan sekaligus konsolidasi bersama teman-teman LGBT lainnya untuk melaksanakan agenda selanjutnya yakni pertemuan akbar sekaligus pernyataan dukungan terbuka sebagai Relawan yang mendukung bapak Ridwan Kamil bertempat di taman jomblo nantinya, kami berharap beliau bersama pasangan wakilnya dapat hadir diacara tersebut”pungkas Nisa. Diketahui, sebanyak 50 orang dari Komunitas LGBT ikut hadir pada acara ini. (Red)

Lensa Indramayu  - Subang : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Subang menetapkan 3 Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Subang sebagai Peserta Pilkada Subang 2018, Senin (12/2/2018).

Ketiga Paslonbup-Wabup yang ditetapkan pada Rapat Pleno Terbuka KPU Kabupaten Subang itu yaitu Paslonbup Wabup Imas Aryumningsih-Sutarno yang diusung Koalisi Partai Golkar dan PKB, Paslonbup-Wabup Dedi Junaedi-Budi Setiadi yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dan Paslonbup-Wabup Ruhimat-Agus Masykur Rosyadi, yang diusung koalisi Partai Demokrat, PKS, PPP, PAN, Nasdem dan Partai Gerindera.
[post_ads]
Ketua KPU Kabupaten Subang Maman Suparman mengatakan, dari hasil Rapat Pleno terbuka Penetapan Paslonbup-Wabup Subang, KPU menyatakan bahwa seluruh persyaratan Pencalonan sudah lengkap dan memenuhi syarat.

"Alhamdulillah dari hasil Rapat Pleno terbuka ini, Kami nyatakan bahwa semua Pasbalonbup-Wabup, sudah memenuhi persyaratan, untuk Kami tetapkan menjadi Paslonbup-Wabup Subang, yang nantinya Mereka akan bersaing pada tanggal 27 Juni 2018 nanti," ujar Maman kepada Wartawan di Subang, Senin (12/2/2018).

Sementara itu Maman Suparman menyatakan, penetapan 3 Paslonbup-Wabup tersebut, pihaknya mengacu kepada PKPU nomor 4 dan sesuai dengan mekanismenya, meski dalam rapat pleno terbuka penetapan Paslonbup-Wabup Subang dihujani banyak protes dari Tim Sukses Paslonbup-Wabup Dedi Junaedi-Budi Setiadi dan Timses Paslonbup-Wabup Ruhimat-Agus Masykur Rosyadi, namun akhirnya semua bisa menerimanya.

"Adapun tadi banyak interupsi dari 2 timses, terkait kasus ijazah palsu Calon Petahana, namun dalam Penetapan Paslonbup-Wabup Subang, KPU mengacu kepada mekanisme PKPU nonor 4," tegasnya.
[post_ads_2]
Lebih lanjut Maman menyatakan, untuk tahapan berikutnya, KPU akan menggelar tahapan pengundian urutan Pasangan Calon yang akan digelar hari Selasa (13/2/2018) di Alun-alun Kabupaten Subang.

Selanjutnya memasuki tahapan Masa Kampanye, yang dimulai pada tanggal 15 Februari 2018 mendatang, dan KPU sudah membagi zona Kampanye bagi ketiga Pasangan Calon, jika masing-masing Paslonbup mendapatkan nomor urut. (RE/DS)

Lensa Indramayu  - BANDUNG - Sejumlah artis ternama akan meramaikan panggung kampanye empat pasangan cagub dan cawagub Jabar di ajang Pilgub Jabar 2018. Mereka akan menebar pesonanya untuk mendulang dukungan bagi pasangan cagub dancawagub Jabar yang menjadi jagoannya masing-masing.
Tim Pemenangan Pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum Saan Mustopa menyebutkan, penyanyi Rossa dan Cakra Khan akan meramaikan panggung kampanye Rindu, Senin (29/1/2018).

Seperti yang akan tampil di panggung kampanye pasangan Ridwan Kamil dan Uu-Ruzhanul Ulum. Penyanyi terkenal Rossa dan Cakra Khan berencana tampil menjadi jurkam pasangan yang mengusung tagline Rindu itu.

Tidak hanya mereka, Tim Pemenangan Rindu Saan Mustopa juga mengatakan, pihaknya kini tengah menyiapkan sederet artis lainnya, di antaranya penyanyi dangdut. Namun, Saan belum bisa bisa menyebutkan sosok-sosok artis lain yang tengah disiapkannya itu.
[post_ads]
"Artis tentu diturunkan karena masyarakat memahami pilkada sebagai pesta demokasi. Jadi, pesta ini harus bisa dirasakan seluruh masyarakat," kata Saan di Kantor DPW Partai NasDem, Jalan Cipaganti, Kota Bandung, Senin (29/1/2018).

Saan yang juga Ketua DPW NasDem Jabar itu mengatakan, meskipun parpol pengusung Rindu, yakni NasDem, PKB, PPP, dan Hanura memiliki strategi kampanye masing-masing, namun tetap dalam ruang lingkup strategi bersama yang disiapkan oleh tim pemenangan. "Strategi masing-masing internal kita satukan, meskipun sendiri-sendiri, tapi ada desain bersama," katanya.

Sementara itu, pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi atau Duo DM pun akan menerjunkan sejumlah artis terkenal. Terlebih, sosok Deddy Mizwar selama ini dikenal sebagai sosok aktor senior. Tidak hanya itu, Dedi Mulyadi yang banyak berkecimpung dalam dunia seni dan budaya pun dikenal dekat dengan kalangan artis.

Sekretaris Tim Pemenangan Duo DM MQ Iswara menyebutkan, artis yang sudah terinventarisasi akan menjadi juru kampanye Duo DM, di antaranya Charly Van Houten, Nassar, hingga Ohang (komedian Sunda). "Nanti resminya bisa dilihat ketika daftar ke KPU karena harus didaftarkan ke KPU, siapa juru kampanye pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota," kata Iswara, Senin (29/1/2018).

Tak mau kalah, pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu yang mengusung nama Asyik bahkan akan mengerahkan cukup banyak artis terkenal. Terlebih, banyak kader salah satu parpol pengusungnya, yakni PAN berprofesi sebagai artis. Mereka akan dikerahkan untuk mengenalkan Asyik kepada masyarakat Jabar, di antaranya Lucky Hakim, Desy Ratnasari, Eko Patrio, dan Primus Yustisio.
[post_ads_2]
Ketua Tim Pemenangan pasangan Tubagus Hasanudin-Anton Charliyan, Abdy Yuhana mengatakan, Hasanah juga sama-sama akan mengerahkan artis sebagai juru kampanyenya. Abdy mengatakan, PDIP sebagai satu-satunya parpol pengusung Hasanah memiliki kader-kader yang sudah dikenal luas masyarakat, seperti Rieke Dyah Pitaloka dan Niko Siahaan. Abdy memastikan, dua sosok politisi yang sebelumnya berprofesi artis itu akan menjadi juru kampanye Hasanah.
(Red)

Lensa Indramayu  - Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Barat, Saan Mustopa menyatakan koalisi pendukung pasangan Cagub dan Cawagub di Pilgub Jabar 2018, yakni Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, kini sedang membentuk Tim Kampanye.
Nasdem mengklaim koalisi pendukung Ridwan Kamil-Uu akan menggelar rapat akbar Tim Kampanye Pilgub Jabar 2018 melibatkan 7000-an massa.

"Tim kampanye ini melibatkan anggota partai pendukung lainnya dan relawan," kata Saan di Kota Bandung, pada Kamis (25/1/2018).

Dia juga menjelaskan struktur Tim Kampanye pasangan Rindu (Ridwan Kamil-Uu) akan berjenjang dari tingkat provinsi, kabupate/kota, sampai kecamatan.

Menurut Saan, di setiap kecamatan, tim kampanye tersebut harus berjumlah 10 orang. Mereka terdiri atas dua orang dari masing-masing partai pendukung pasangan Ridwan Kamil-Uu, yakni Nasdem, PKB, PPP, dan Partai Hanura, ditambah dua orang lagi dari kalangan relawan.
[post_ads]
"Di setiap tingkat kabupaten/kota, tim kampanye yang akan terbentuk beranggotakan 20 orang, terdiri atas empat orang dari empat partai pendukung dan empat orang lainnya dari relawan. Semua nanti sudah ada sebelum tanggal 5 Februari (2018)," kata Saan.

Dia menargetkan pembentukan tim kampanye Ridwan Kamil-Uu di Pilgub Jabar, dari level provinsi hingga kecamatan, sudah terbentuk sebelum 5 Februari 2018.

Saan mengatakan semua anggota tim kampanye Ridwan Kamil-Uu dari semua tingkatan ditambah jajaran partai pendukung di tingkat pusat akan menghadiri rapat akbar pada 8 Februari 2018 di Sabuga, Bandung.

"Total pesertanya bisa mencapai 7.000 orang," Ujar Saan.

Dia mengklaim Nasdem juga akan mengerahkan 1.300 bakal calon legislatif dari partai tersebut untuk terlibat dalam kampanye pemenangan di Pilkada Jawa Barat.

Saan mengimbuhkan Nasdem juga akan merumuskan formula strategi pemenangan Pilkada di Jawa Barat dalam Raker Bapillu dalam waktu dekat.

Menurut dia, perumusan formula ini penting sebab peta koalisi pendukung calon kepala daerah di tingkat kabupaten/kota tidak linear dengan susunan dukungan partai di tingkat provinsi Jawa Barat.
[post_ads_2]
"Seperti di Bogor, Nasdem bersama PKB, artinya linear dengan provinsi. Tapi, kalau di Garut malah sama Gerindra dan PKS,” kata Saan. “Kami buat formatnya supaya tak berbenturan dan semua tujuan tercapai. Bagaimana dengan situasi tidak linear, bisa efektif dan calon kepala daerah semua menang." 
Diberdayakan oleh Blogger.