Lensa Indramayu  - Indramayu Jawa Barat



Warga Blok Bong Antusias Mengikuti Pemilihan Calon Bekel 



Kembali hal baru dilakukan oleh warga Desa Cemara Wetan khususnya Cemara blok bong setelah sebelumnya mereka melakukan terobosan mengikat kontrak politik dengan semua calon kuwu yang ikut kontestasi pemilihan kuwu serempak 13 Desember 2017 kemarin. Hal baru tersebut yakni masyarakat blok bong menggelar pemilihan langsung calon bekel Rabu, ( 21/2 ). Pemilihan langsung tersebut sebagai bahan rekomendasi masyarakat  untuk kuwu terpilih terkait calon bekel di sana.

Adalah GMPD ( Generasi Muda Peduli Desa ) yang menginisiasi terwujudnya kontrak politik dengan ketiga kandidat calon kuwu, di mana salah satu poinya menyebutkan bahwa masyarakat blok bong diberi kewenangan penuh oleh kuwu menunjuk salah satu perwakilan masyarakat untuk mengisi posisi perangkat desa yang menempati jabatan sebagai pelaksana kewilayahan atau sebutan lainya bekel.

Hal itu ditegaskan oleh Kusno selaku ketua panitia pemilihan calon bekel, bahwa temen – temen GMPD Cemara Wetan terus mengawal prosesi pilwu yang telah digelar kemarin, termasuk mengawal realisasi kontrak politik yang dibuat oleh semua kandidat kuwunya. Pemilihan calon bekel adalah salah satu amanah yang harus dilakukan oleh kuwu terpilih kata Kusno.

Masyarakat bong sangat antusias mengikuti prosesi pemilihan calon bekel (calbek), hal itu terlihat dari jumlah pemilih yang hadir hampir 90 %, dimana sebanyak 300 orang telah memberikan suaranya dari 347 hak pilih yang ada di sana. Mereka memilih salah satu dari dua kandidat calon bekel yang ada. Dua calon tersbut yakni calon nomor urut satu A. Syamsul Arifin dan calon nomor urut dua Eko Rustiyanto. Dari hasil perhitungan, Syamsul Aripin terpilih sebagai pemenang dengan perolehan sebanyak 168 suara sementara Eko memperoleh 130 suara.


Kusno menjelaskan bahwa nama pemenang tersebut akan diserahkan ke kuwu untuk direkomendasikan mengisi pos jabatan bekel di sana. “ Dengan segala keterbasan pantia, alhamdulilah prosesi pemilihan calon bekel berjalan dengan lancar, aman dan sukses serta tidak mengecewakan karena hampir semua warga Cemara blok bong telah memberikan hak suaranya “ Papar Kusno.
Dua kandidat Calon Bekel

Sementara itu Mustakbirin selaku tokoh GMPD wilayah Cemara Wetan berpesan kepada Syamsul calon bekel terpilih agar bisa menjalankan amanahya dengan baik. Birin menjelaskan bahwa meskipun posisinya sebagai pembantu kuwu jangan pernah abaikan apa yang menjadi kebutuhan dan aspirasi masyarakat Cemara Wetan khususnya blok bong.

“ Untuk mewujudkan pemerintahan yang sehat GMPD Cemara Wetan akan terus mengawal  pemerintah desa yang baru khususnya poin – poin yang tertuang dalam kontrak politik yang dibuat ole masyarakat dengan kuwu terpilih “ Tandasnya.(Red)

Lensa Indramayu  - Mencuatnya kasus dugaan ijazah palsu oleh calon kuwu terpilih Desa Gedangan Kecamatan Sukagumiwang terus mendapat sorotan dari berbagai kalangan masyarakat salah satunya adalah LSM PELOPOR Kabupaten Indramayu.
Ijazah yang diduga palsu

Nanang selaku Kordinator Daerah (korda) LSM Pelopor Indramayu menegaskan bahwa kasus dugaan pemalsuan ijazah oleh salah satu calon kuwu di Desa Gedangan telah menciderai proses demokrasi pilwu serentak yang digelar tanggal 13 Desember kemarin. Nanang mempertanyakan kredibilitas dan kinerja dari panitia pilwu pada saat melakukan proses verifikasi administrasi calon.

" Kalau ternyata pemalsuan ijazah itu benar adanya maka panitia harus bertanggungjawab terkait dengan lolosnya calon tersebut"  tandas Nanang saat di temui di kantornya Senin, (25/12).

" Oknum calon kuwu yang menggunakan ijazah palsu sudah membohongi rakyat sedari awal, bagaimana ia bisa memimpin masyarakat dengan jujur sementara dirinya penuh kebohongan " tandasnya.

Nanang mendesak kepolisian agar segera mengusut tuntas dan menangkap oknum kuwu terpilih tersebut karena tindakan pemalsuan ijazah merupakan bentuk tindak pidana pemalsuan surat sebagaimana diatur dalam Pasal 263 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang memuat ancaman pidana berupa pidana penjara selama-lamanya enam tahun.

Sebagaimana diketahui bahwa oknum calon kuwu terpilih Desa Gadingan Kecamatan Sukagumiwang dilaporkan warga terkait dengan dugaan penggunaan  ijazah palsu program kejar paket paket B setara SMP. dan kasus ini sedang ditangani oleh kepolisisan resort Indramayu. (Red)

LENSA INDRAMAYU  - Pasca pelaksanaan pemilihan kuwu serentak yang digelar pada 13 Desember 2017 yang lalu, sudah lahir 138 pemimpin desa hasil pemilihan masyarakat di desa masing-masing. Sebelum melaksanakan tugas barunya, para kuwu terpilih dilakukan pembekalan sekaligus pemberkasan administrasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Indramayu, Kamis (21/12/2017), di Aula BJB Indramayu.
Dudung Indra Ariska / Kadis DPMD Indramayu

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu, Dudung Indra Ariska, menjelaskan, pemberkasan para kuwu tersebut merupakan tahapan berikutnya setelah lahirnya kuwu terpilih hasil dari pemilihan kuwu serentak. Pemberkasan merupakan upaya untuk melengkapi administrasi agar tidak terjadi kesalahan.

Dudung menambahkan, tugas berat sudah menanti kuwu terpilih karena mereka harus masuk ke system pemerintahan yang semuanya harus mengikuti aturan dan regulasi yang sudah ada. Selain itu, para kuwu terpilih harus belajar kembali terkait dengan penyelengaraan pemerintahan desa dan pengelolaan keuangan.

“Para kuwu terpilih harus segera melakukan rekonsiliasi terhadap masyarakat maupun calon kuwu lainnya hal ini agar proses pembangunan di desa dapat dilaksanakan dan tingkat partisipasi masyarakat dapat ditingkatkan,” tegas Dudung.

Dudung menegaskan, kuwu terpilih yang nanti akan dilantik sekitaran tanggal 12 Februari 2018 mendatang harus menjalankan APBDes yang telah disusun oleh kuwu sebelumnya hal ini dikarenakan APBDes telah disusun dan ditetapkan pada tahun sebelumnya. Namun kemudian bisa dilakukan perubahan dengan memasukan program dari kuwu baru pada bulan Agustus mendatang.

“ Kuwu terpilih sekarang ini mau tidak mau harus menjalankan program kuwu sebelumnya yang sudah tertuang dalam APBDes, nanti bisa dilakukan perubahan oleh kuwu baru dengan program baru di bulan Agustus mendatang,” katanya.

Hal lainnya yang harus diperhatikan, kuwu terpilih jangan langsung mengganti perangkat desa namun bisa dilakukan penggantian secara selektif dan hati-hati.Selanjutnya setelah dilakukan pelantikan para kuwu terpilih akan mengikuti bimbingan teknis baik dari Kemendagri, Kemenkeu, KPK, Kejaksaan, maupun instansi lainnya. (Red)

Lensa Indramayu  - Pelaksanaan pemilihan kepala desa (Kuwu) serentak sudah selesai yang digelar tanggal 13/12/2017 lalu, dan para kontestan terpilih Pemilihan Kuwu (Pilwu) Serentak 2017 di Kabupaten Indramayu harus bersabar. Pasalnya, waktu pelantikan calon kuwu terpilih masih sekitar dua bulan lagi. Tepatnya pada 12 Februari 2018 mendatang.
Ilustrasi

“Ya, Insya Allah pelantikan Kuwu Terpilih dijadwalkan 12 Februari 2018 nanti,” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu, DR H Dudung Indra Ariska SH MH Jum'at 15/13/2017.

Dipilihnya tanggal tersebut, karena bersamaan dengan berakhirnya masa jabatan kuwu sebelumnya.

Masa jabatan kuwu terpilih hasil Pilwu Serentak 2017 sendiri selama 6 tahun mulai 2018 sampai 2024.

Selama masa menunggu waktu pelantikan, Dudung menyarankan para calon kuwu terpilih non incumbent untuk belajar dan berkordinasi dengan pemerintah desa maupun pemerinatah kecamatan. “Sering-sering tukar pikiran, menimba ilmu. Jika senggang datang ke DPMD kita share soal pemerintahan desa,” saran dia.

Satu bulan sebelum acara pelantikan, DPMD juga menjadwalkan pelaksanaan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada Kuwu Terpilih di Jakarta. Bimtek ini supaya kuwu yang baru ini memiliki mendseat dan persepsi yang sama d dalam membangun desa.

Tak tanggung-tanggung sejumlah narasumber berkompeten dihadirkan. Di antaranya dari Kementrian Desa, Kementrian Keuangan, BPK dan PPK. “Sudah dijadwalkan, bukan untuk yang baru saja, tapi semua kuwu,” kata dia.

Menanggapi pelaksanaan Pilwu Serentak yang diikuti sebanyak 479 calon kuwu di 138 Desa, mantan Sekretaris DPRD Kabupaten Indramayu ini mengklaim prosesnya berjalan sukses. Situasi dan kondisi pada saat pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara dilaporkan aman dan lancar.

Adapun biaya pemilihan kuwu serentak pada tahun 2017 (di luar biaya pengamanan) sebesar Rp12.776.900.000,- yang sepenuhnya dibiayai oleh APBD Perubahan tahun anggaran 2017. “Sampai sekarang belum ada laporan terkait pelaksanaan Pilwu,” tandasnya. (Red)

Lensa Indramayu  - Jajaran Polres Indramayu tak tinggal diam terhadap para pelaku pengrusakan pasca penghitungan suara Pemilihan Kuwu ( Pilwu ) di Desa Sudimampir Kecamatan Balongan Kabupaten Indramayu.
Pelaku kerusuhan sudimampir

Kejadian  dipicu oleh para pendukung no 3 yang dinyatakan kalah, dimana para pemilik rumah/ korban tinggal di basis No. 3 sedangkan mereka mendukung No.2 calon yang menang dalam hasil perolehan suara. Sehingga 5 rumah dirusak beserta 1 kendaraan mini bus Kijang Inova telah dirusak. Kurang dari 2 jam Jajaran Polres Indramayu berhasil menangkap 15 orang pelaku pengrusakan, Rabu (14-12-2017).

Kapolres Indramayu AKBP Arif Fajarudin, SIK, MH, MAP mengatakan aksi perusakan pasca penghitungan suara dipicu karena massa pendukung calon Kepala Desa dengan nomor urut 3 Bpk Suwendi tidak puas dengan hasil pilkades yang digelar pada Rabu kemaren, Hingga kini, Polres Indramayu masih mendalami kasus perusakan, “Ujarnya” (Red)

Lensa Indramayu  - Pesta demokrasi pemilihan kuwu (Pilwu Serentak) di Kabupaten Indramayu, Rabu (13/12/2017) sudah selesai dan berjalan lancar.
Ilustrasi

Secara keseluruhan, pelaksanaan Pilwu 2017 ini berjalan lancar walau ada beberapa desa sempat diwarnai kericuhan. Berikut daftar pemenang Pemilihan Kuwu serentak Tahun 2017 di 30 kecamatan kabupaten indramayu yang berhasil dihimpun tim redaksi lensa indramayu berdasarkan hasil hitungan suara di masing-masing tempat.

1. Hasil Pilwu Kecamatan Indramayu.
Desa Singaraja : Suaebah
Desa Pabean Udik : Samsul Maarip
Desa Singajaya : Dimyati
Desa Pekandangan : Mulyani, S.E
Desa Pekandangan Jaya : Asnali
Desa Plumbon : Danto

2. Pilwu Kecamatan Sindang
Desa Penyindangan Wetan : Nursidin
Desa Rambatan Wetan : Hj. Tumiah
Desa Penganjang : Darsono

3. Kecamatan Arahan
Desa Arahan Lor: Wahyudi
Desa Arahan Kidul : Masjaya
Desa Linggajati : Sukroni
Desa Tawangsari : Castana
Desa Sukadadi : Caswita
Desa Sukasari :Waskadi L

4. Pilwu Kecamatan Balongan
Desa Balongan : H. Radi
Desa Rawadalem : Suryadi
Desa Sukareja : H. Taspan
Desa Sudimampir : H. Wukir

5. Kecamatan Cantigi
Desa Cantigi Wetan : Maskadi
Desa Panyingkiran Lor : Turnaeni
Desa Lamaran Tarung : Darjono
Desa Cemara : Tahjudin:

6. Kecamatan Lohbener
Desa Pamayahan : Abdul Hakim
Desa Bojong Slawi : Ernawati
Desa Langut : H. Juju

7. Kecamatan Karangampel
Desa Duku Tengah : Wawang
Desa Karangampel : Mamat
Desa Karangampel Kidul : Reni
Desa Sendang : Amin, S.Pd.I
Desa Tanjung Sari : Sopiyan

8. Kecamatan Losarang
Desa Krimun : Toiman
Desa Pegagan : Caska
Desa Santing : Hj. Sairoh
Desa Losarang : Arifin
Desa Rajaiyang : Carti
Desa Jumbleng : Suyatno

9. Kecamatan Juntinyuat
Desa Dadap : Asrykin, S.Sos
Desa Tinumpuk : Eka Munandar
Desa Junti Weden : Asromin
Desa Segeran Kidul : Ahmad Yani
Desa Limbangan : Rasidi

10. Kecamatan Kedokan Bunder
Desa Kedokan Agung : Budi
Desa Cangkingan : Djaya Ibrahim

11. Kecamatan Krangkeng
Desa Singa Kerta : Urip
Desa Dukuh Jati : Wasnidi
Desa Luwung Gesik : Caskadi
Desa Purwa Jaya : H. Dulata
Desa Krangkeng : Moh. Mangsur

12. Kecamatan Kertasemaya
Desa Tenajar Lor : Waryono
Desa Larangan Jambe : Karta
Desa Lemah Ayu : Badru
Desa Sukawera : Suwanto

13. Kecamatan Sukagumiwang
Desa Tersana  : Kusaeri
Desa Cadang Pinggan : Tariya
Desa Gedangan : H. Caskadi

14. Kecamatan Jatibarang
Desa Jatibarang : Agus Darmawan
Desa Pawidean : H. Warsono
Desa Lobener : Sutarmo
Desa Lobener Lor : Mahfudin

15. Kecamatan Widasari
Desa Luwi Gede : Evi Fatmawati
Desa Kasmaran : Makmudi
Desa Kongsi Jaya : H. Sutarjo
Desa Ujung Jaya : Mustado

16. Kecamatan Bangodua
Desa Beduyut : Tabroni
Desa Tegal Girang : Hajiah
Desa Malang Sari : Nasikin
Desa Ranca Sari : Mangsur
Desa Mulya Sari : Kasnita

17. Kecamatan Tukdana
Desa Bodas : Narwan
Desa Ranca Jawat : Mamet T. Haryanto, S.Sos
Desa Kerticala : Satori
Desa Pagedangan : Kadinah
Desa Karang Kerta : Kartana
Desa Mekar Sari : Kaslam
Desa Lajer : Sujono

18. Kecamatan Sliyeg
Desa Tambi Lor : H. Erah
Desa Sleman Lor : Dukis
Desa Sliyeg Lor : Yunani
Desa Tugu Kidul : Sufyanto
Desa Mekar Gading : Sumanta

19. Kecamatan Lelea
Desa Tugu : H. Zaenal Arifin
Desa Telaga Sari : Warsidin
Desa Tempel : Kadori
Desa Cempeh : Rasiman
Desa Lelea : Raidi
Desa Taman Sari : H. Sukarja
Desa Langgen Sari : Sutarjo
Desa Tunggul Payung : Sujaya
Desa Tempel Kulon : Tasih

20. Kecamatan Cikedung
Desa Amis : Agus Nur Ahmad
Desa Loyang : Abdul Kholik
Desa Cikedung Lor : Hj. Emi Jumiarsih, S.E

21. Kecamatan Terisi
Desa Cibereng : H. Rasmono

22. Kecamatan Kroya
Desa Sumbon : H. Jojo
Desa Sukamelang : Masduki
Desa Jaya Mulya  : Sri
Desa Sumber Jaya : Kusnendi

23. Kecamatan Gabuswetan
Desa Gabuswetan   : Abdul Aris
Desa Gabuskulon    : Sanudi
Desa Rancahan      : Titin Sukesih
Desa Rancamulya : Tarda
Desa Sekarmulya   : Cahyono
Desa Babakanjaya  : Suma'i

24. Kecamatan Kandanghaur
Desa Bulak : Sahudi
Desa Parean Girang : Iman
Desa Karangmulya : T. Nasukha (Incumbent)
Desa Kertawinangun : Nuryasa
Desa Curug : Herman
Desa Soge : Wagiman
Desa Pranti : Sukri

25. Kecamatan Bongas
Desa Sidamulya : Warlan
Desa Kertamulya : Jufri
Desa Cipaat : Kusnadi, S.E
Desa Plawangan : Safrudin
Desa Cipedang : Tonorih

26. Kecamatan Sukra
Desa Sukra : Damhuri
Desa Bogor : Eny Suprapty
Desa Sukrawetan : Kuswandi
Desa Sumur Adem : H. Tasmarih
Desa Sumur Adem Timur : Dulmajid

27. Kecamatan Patrol
Desa Sukahaji : H. Aan Supriyanto
Desa Arjasari : Jamaludin
Desa Patrol Lor : H. Sulaiman
Desa Patrol : Karnali

28. Kecamatan Anjatan
Desa Cilandak : Saki (Incumbent)
Desa Salam Darma : H. Lili (Incumbent)
Desa Wanguk : H. Kodori (Incumbent)
Desa Kedungwungu : Solikhin (Incumbent)

29. Kecamatan Haurgeulis
Desa Haur Kolot : Karman
Desa Mekar Jati : Aming
Desa Suka Jati : Karta
Desa Sidadadi : H. Komarudin
Desa Wanakaya : Sunadi
Desa Sumbermulya : Taryono

30. Kecamatan Gantar
Desa Baleraja : Anton A.
Desa Mekarjaya : Sugiman
Desa Situraja : Saca

Demikian informasi ini kami sampaikan..

Lensa Indramayu  - Pilwu serentak yang di ikuti 138 Desa dari 30 kecamatan  diIndramayu. Dilaksanakan hari ini Rabu 13/13/2017, Kecamatan yang mengikuti pilwu diantaranya kecamatan Cantigi, Pilwu serentak yang diadakan di cantigi aman dan kondusif.
Kebahagiaan warga atas kemenangan jagoannya
Pilwu serentak di kecamatan cantigi diantaranya, Desa cantigi wetan, Desa Cemara wetan, Desa Lamaran tarung dan Desa panyingkiran lor.

Pilwu Desa Panyingkiran lor Di menangkan oleh Turnaeni dengan perolehan suara total 1090, disusul Karnoto yang memperoleh 800 suara, sedangkan Kasna hanya memperoleh 771 suara, Dari total suara yang masuk sebanyak 2677 Suara, yang tidak sah 16 kertas suara.

Ketua panitia 11. Masnoto. Menuturkan. sangat ber syukur. Pemilihan desa kami aman dan kondusif, Walau sebelum pilwu ada gesekan. Tapi hari ini tidak ada kendala apapun. “kami segenap panitia sangat berterima kasih pada masyarakat yang bisa menjaga kondusifitas keamanan. Karna pilwu bukan ajang mencari musuh. Tapi mencari sosok figur untuk desa panyingkiran lor 6 Tahun kedepan, Adapun yang ikut dalam kontestan pilwu panyingkiran lor diantaranya karnoto, Turnaeni, Dan Kasna.

Semantara Ditempat lain,pilwu di lamaran tarung yang di ikuti 5 kandidat. Diantaranya Royana, Wasmi Bin Dawan, Darjono Bin Kustadi. Benny Raharja, dan Suarjono Bin Suherman. Adapun pemenang pilwu lamaran tarung Di menangkan oleh Darjono Bin Kustadi Dengan memperoleh suara 1770, Di susul oleb wasmi Dengan meperoleh suara 1211, Di urutan ke tiga Benny dengan total suara 1080, yang urutan ke 4 Suarjono mendapat suara 232. Sedangkan uratan yang terakhir Royana mendapat suara 81, dari total suara yang masuk.4374 suara adapun suara yang tidak sah debanyak 42 suara.

Ketua panitia 11 , Carwadi menuturkan Pemilu di lamaran Tarung berjalan lancar, "Alhamdulillah lancar dan kondusif. Dari ke 5 calon akhirnya saling menyadari hingga berakhir nya penghitungan suara. Dalam pelaksanaan penghitungan pun suasana kondusif" katanya.

“kami mewakili seluruh panitia berterimakasih kepada seluruh masyarakat lamaran tarung. Yang bisa menciptakan suasana aman terkendali” pungkasnya

Hal itu di benarkan Kapolsek Cantigi Heryanto, Heryanto menturkan, Selama pantauan Heryanto Pilwu serentak di kecamatan Cantigi terkendali, Aman dan kondusif, Yang awal ada rasa khawatir. "Alhamdulillah berjalan lancar, Tidak ada keributan apa pun". Pungkasnya.

Pena : Arifin
Editor: Redaktur

Lensa Indramayu  - Kabupaten Indramayu, Jawa Barat hari ini menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak pada Rabu (13/12/2017).

Pilkades diikuti dari 138 desa dalam 30 kecamatan di Indramayu.
Panitia sedang menghitung suara
Salah satu desa yang mengikuti pemilihan kuwu adalah desa penganjang kecamatan sindang.

Pemilihan periode ini dilaksanakan di balai desa penganjang.

"Alhamdulillah acara pencoblosan berlangsung aman hingga penghitungan suara di masing-masing kotak sudah selesai dengan lancar," kata tim 11 panitia pilwu desa penganjang. suparta, Rabu (13/12/2017) sore.

Dari dua calon kuwu/kepala desa yakni Drs. Darsono dan Mukhfid. keduanya merupakan warga asli desa penganjang kecamatan sindang kabupaten indramayu,

Perolehan tertinggi sebanyak 1398 suara yang diperoleh Darsono dengan nomor urut 1, Kemudian kedua 966 suara diperoleh Mukhfid nomor urut 2. Selisih 432,sedangkan surat suara yang tidak sah / blanko sebanyak 33.

Total perolehan suara
Pelaksanaan Pilkades berlangsung secara fair. Potensi-potensi kecurangan telah diminimalkan sejak sebelum Pilkades digelar. Konflik antar pendukung pun menurutnya relatif terkendali.

Panitia melakukan penghitungan di areal balai desa penganjang. Sedangkan para pendukung berada di luar. Mereka memantau penghitungan secara langsung. Penghitungan kali ini berbeda dari yang sebelumnya, yakni penghitungan suara secara terpisah. Dengan cara satu kotak untu satu RW yang jumlahnya sebanyak 7 RW.

Selama pilkades, aparat dari TNI dan POLRI juga turut mengamankan pelaksanaannya. Sebanyak 15 personil yang tergabung dari dalmas bandung, dan dari aparat TNI 2 personel,aparat dari TNI dan Polres telah disiapkan untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban.

Pena : A71
Editor: Redaktur

Lensa Indramayu  - Sejumlah 1.500 Personil Polri Gabungan Polres Indramayu dan Polsek Jajaran serta BKO Brimob dan Dalmas Polda Jabar sejak kemarin selesai Apel Gelar Pasukan yang dipimpin langsung Kapolres Indramayu AKBP Arif Fajarudin, SIK, MH, MAP diturunkan ke 138 Desa yang melaksanakan pemilihan kuwu di Wilayah Kabupaten Indramayu. ( Rabu, 13/ 12/ 2017 )
Kapolres indramayu pimpin apel persiapan pengamanan pilwu
Hadir pada kegiatan Apel Gelar Pasukan Direktur Pengamanan Obyek Vital ( Dir Pam Obvit ) Polda Jabar Kombes Pol Drs. Suharno, SH selaku Pamen Asistensi Polres Indramayu, selain itu Unsur Forkopimda Kabupaten Indramayu, Unsur TNI Kodim 0616/ Indramayu, Subden Pom 3/ III Indramayu, Den C Pelopor Birimob dan Dalmas Polda Jabar serta Gabungan Anggota Polres Indramayu dan Polsek Jajaran.

Kapolres Indramayu AKBP Arif Fajarudin, SIK, MH, MAP mengatakan dalam pelaksanaan Pengamanan Pemilihan Kuwu Tahun 2017 pihaknya dibantu oleh Satuan atas yaitu dari Brimob dan Dalmas Polda Jabar juga oleh Polres tetangga/ Se Wilayah 3 Eks Polwil Cirebon, selain dibantu unsur TNI yang ada di Wilayah Indra mayu dengan kekuatan seluruhnya 1500 personil, sambungnya.

 Source : Humas Polres Indramayu

Lensa Indramayu  - Pemilihan kepala desa serentak di kabupaten Indramayu tinggal menghitung jam, Untuk itu pihak keamanan mengerahkan sekitar 2.263 aparat keamanan gabungan untuk mengamankan jalannya pemilihan kuwu/kepala desa (pilwu) serentak di Kabupaten Indramayu. Penambahan personel pun dilakukan di titik rawan gangguan keamanan.
Pilkades / Ilustrasi
Seperti diketahui, ada 138 desa di Kabupaten Indramayu yang akan menggelar pilwu serentak. Pilwu itu akan diikuti oleh 479 calon kepala desa yang bertarung untuk menjadi pemimpin di desanya masing-masing.

Ribuan personel keamanan itu terdiri dari anggota Polres Indramayu, Dalmas dan Brimob Polda Jabar, polres sekitar kabupaten Indramayu, TNI, Satpol PP dan instansi terkait lainnya.

Pengerahan pasukan keamanan ke setiap desa yang menggelar pilwu tersebut dilakukan setelah pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Pengamanan Pemilihan Kuwu Tahun 2017 di Mapolres Indramayu, Selasa (12/12).

"Untuk pengamanan di setiap desa yang menggelar pilwu itu dilakukan berdasarkan rawan dan tidak rawan," kata Kapolres Indramayu, AKBP Arif Fajarudin, di sela Apel Gelar Pasukan.

Arif menyebutkan, dari 138 desa yang menggelar pilwu serentak, tercatat ada 28 desa yang ditetapkan rawan gangguan keamanan. Untuk menjaga desa yang rawan itu, dilakukan penambahan personel keamanan.

Arif menjelaskan, tingkat kerawanan itu disebabkan tempat tinggal para calon kuwu yang saling berdekatan. Selain itu, berdasarkan sejarahnya, di desa tersebut memang pernah terjadi tawuran.

"Kami berharap semua tahapan pilwu dapat berjalan aman dan lancar," tutur Arif.

Arif berpesan, dalam menjalankan pengamanan pilwu tersebut, agar seluruh personel menyiapkan mental dan fisik serta menghindari tindakan arogan. Selain itu, personelnya juga mesti melakukan deteksi dini dengan memaksimalkan peran intelijen sehingga dapat diantisipasi gangguan keamanan sedini mungkin.

"Jaga netralitas selaku aparat keamanan dan jalin kerja sama harmonis dengan seluruh instansi terkait," tegas Arif. (red)

Lensa Indramayu  - Seperti yang di beritakan sebelumnya bahwa Usai Kampanye, Calon Kuwu Meninggal, Pendukung Minta Diganti Ahli Warisnya, lalu muncul berbagai isu di kalangan masyarakat setempat dan sekitarnya sehingga menumbulkan kericuhan.
Dukun / Ilustrasi

Dari informasi yang dihimpun, ada beberapa desa di Kabupaten Indramayu rawan mengalami gesekan yang berujung pada kericuhan dalam pilkades serentak 13 Desember 2017 mendatang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu, Dudung Indra Ariska mengaku belum mengetahui secara pasti desa mana saja yang berpotensi konflik tersebut. Namun, dia menjelaskan berdasarkan pengalaman sebelumnya, konflik yang pernah terjadi dalam pilkades di antaranya adanya tuntutan pembatalan hasil suara oleh kubu calon kepala desa yang kalah.

Hal itu tentu mendapat penolakan keras dari kubu calon kepala desa yang menang. "Akhirnya ricuh," katanya.

Tak hanya ricuh secara fisik, peran dukun juga dianggap berpengaruh dalam melancarkan kepentingan seseorang. Seperti yang terjadi pada pilkades di Indramayu, beberapa waktu lalu.

Calon kuwu melakukan berbagai manuver politik mereka untuk mengambil simpati warganya. Termasuk, menggunakan jasa dukun dalam upaya memenangi suara pada pemilihan tersebut.

Suasana berbeda terjadi pada pemilihan kuwu atau kepala desa. Dalam pemilihan kuwu tersebut dipenuhi suasana magis. (Red)

Lensa Indramayu  - Massa pendukung almarhum Bori, calon kepala desa Tersana, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, bersikeras untuk tetap mengikutsertakan almarhum dalam pemilihan kepala desa (pilkades) pada 13 Desember 2017 mendatang.
Rapat pembahasan soal kuwu yang meninggal

Calon kepala desa nomor urut 3 ini meninggal sehari setelah kampanye terbuka pada Jumat, 8 Desember 2017. Beragam informasi tentang kepergian almarhum yang mendadak ini langsung beredar di masyarakat.

Mulai dari informasi kepergian almarhum karena serangan jantung hingga beredar kabar meninggal karena penyebab lain.

"Isu yang berkembang katanya ada riwayat medis sakit jantung," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Indramayu Dudung Indra Ariska, Senin (11/12/2017).

Permintaan pendukung almarhum Bori tersebut juga menjadi sorotan di tingkat legislatif. Anggota DPRD Kabupaten Indramayu terus membahas permintaan pendukung Bori usai kepergiannya.

Dalam pilkades di Desa Tersana terdapat tiga calon yang telah ditetapkan panitia lokal, yakni calon nomor urut satu, Badullah; nomor urut dua, Kuseri; dan nomor urut tiga atas nama Bori.

Dukungan kuat terhadap Bori lantaran almarhum merupakan petahana kepala desa setempat. Masyarakat berharap agar pasangan nomor urut tiga ini digantikan oleh ahli warisnya.

Namun, hasil audiensi tidak menemukan titik terang. Dudung mengaku tidak meyakini rumor yang beredar tentang kepergian Bori di luar serangan jantung.

"Jangan berandai-andai nantinya fitnah, enggak baik," pinta dia.(red)

Lensa Indramayu  - INDRAMAYU -- Pemilihan kepala desa (pilkades/kuwu) serentak di Kabupaten Indramayu yang akan digelar pada 13 Desember 2017 kini tinggal menghitung jam. Seluruh calon maupun para pendukungnya pun diimbau untuk menjaga kondusivitas daerah.
Ilustrasi
"Kita minta kepada seluruh calon kuwu dan pendukungnya untuk menjaga kondusivitas desanya masing-masing dan Kabupaten Indramayu," tegas Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, Taufik Hidayat, di Indramayu, Senin (11/12).

Taufik menyatakan, pilkades merupakan pesta demokrasi di tingkat desa. Dia mengajak seluruh pihak yang terlibat untuk melaksanakan pesta demokrasi itu secara jujur, adil dan sportif.

Taufik menambahkan, jika dalam pelaksanaannya ternyata ditemukan ada masalah, maka harus diserahkan pada mekanisme yang ada. Selain melalui jalur hukum, bisa juga melalui jalur administrasi.

Seperti diketahui, ada 138 desa di Kabupaten Indramayu yang akan menggelar pilkades serentak. Pilkades itu akan diikuti 479 calon kuwu yang bertarung untuk menjadi pemimpin di desanya masing-masing.
[next]Di tempat yang Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu, Dudung Indra Ariska mengakui, pelaksanaan pilkades lebih panas jika dibandingkan dengan pemilu lainnya, termasuk pemilihan presiden. Pasalnya, setiap pendukung dan kontestan akan langsung berhadapan dengan rivalnya masing-masing.

"Untuk itu Kami minta semua peserta dan pendukungnya bisa menjaga kondusivitas daerah," tegas Dudung.

Dudung menyatakan, untuk mengantisipasi timbulnya gesekan, sejumlah langkah telah dilakukan. Di antaranya dengan menggelar ikrar damai, yang diikuti seluruh calon kepala desa.

Selain oleh instansi terkait, langkah antisipasi terjadinya gesekan juga dilaksanakan oleh jajaran Polres Indramayu. Salah satunya dengan mengundang seluruh calon kepala desa dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H di Mapolres Indramayu, Sabtu (10/12) lalu.

Kapolres Indramayu, AKBP Arif Fajarudin, mengatakan, melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, pihaknya berharap agar semua pihak dapat meneladani Nabi Muhammad SAW.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada calon kuwu (kepala desa) yang telah hadir. Saya harapkan pelaksanaan Pilkades dapat terlaksana dengan aman dan sukses, tidak ada rintangan. Kepada calon kuwu yang terpilih, nantinya jangan sombong dan yang tidak terpilih agar menerimanya," ucap Arif.

Source : Antara
Editor : Redaktur

Lensa Indramayu - Pilwu serentak di Kabupaten Indramayu sudah memasuki masa tenang. Semua alat peraga seperti poster dan spanduk milik calon kuwu dibersihkan oleh panitia dan para tim suksesnya masing-masing.
Panitia pilwu desa linggajati / foto by.otoy
Berdasarkan pantauan wartawan Lensa Indramayu dilapangan terlihat di Desa Linggajati-Nagrak Kecamatan Arahan Sabtu (9/12/2017). Panitia pilwu dibantu dari unsur muspika Kecamatan Arahan membersihkan semua Alat Peraga Kampanye milik calon kuwu.

Ketua panitia pilwu desa Linggajati Ubaedillah mengatakan bahwa masa tenang dilaksanakan selama Tiga Hari menjelang pencoblosan, Di saat masa tenang, semua calon dilarang melakukan Kegiatan kampanye dalam bentuk apapun.

“Sejak hari ini sudah di mulai Hari Tenang dan sampai H-1. kita melakukan pembersihan Alat Peraga Kampanye" katanya.

Ubaedillah berharap dalam masa tenang ini para Calon dan pendukung dapat menghormati semua peraturan yang telah diamanatkan Undang-Undang.

"Kami sangat berharap pilwu Ini dapat berjalan dengan aman,tertib dan Lancar. Dan siapapun yang terpilih nanti itu adalah pilihan masyarakat, dan semoga dapat menjadi Desa Linggajati lebih Baik “Ucapnya.

Penulis : Otoy
Editor : Redaktur

Lensa Indramayu - Pelaksanaan pemilihan kuwu (pilwu) di Kabupaten Indramayu yang serentak digelar 13 Desember 2017 mendatang harus benar-benar terlaksana dengan sukses dan melahirkan pemimpin desa dari hasil proses demokrasi.
Rapat pelaksanaan pilwu serentak

Untuk mewujudkan hal tersebut, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu melakukan evaluasi tahapan pilwu yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Indramayu H. Supendi yang bertempat di Ruang Ki Tinggil Setda Indramayu, Kamis (07/12/2017).

Supendi menjelaskan, sampai dengan pelaksanaan kampanye ini secara umum situasi kamtib di wilayah Kabupaten Indramayu masih dalam keadaan aman dan kondusif. Hal ini berkat kesigapan aparat dan panitia yang berada di lapangan. Sementara untuk logistic dipastikan sudah 90 persen rampung.

“Alhamadulilah sampai sekarang situasi di Indramayu berjalan aman, aparat keamanan juga sudah tersebar di semua desa. Mari kita jaga situasi aman ini sampai seluruh tahapan pilwu selesai dan lahir pemimpin baru di desa,” tegas wabup.

[next]Selanjutnya, Wabup meminta kepada camat, kapolsek, danramil, untuk melaporkan kepada pihaknya apabila terdapat desa yang dimungkinkan terjadi potensi konflik.

“Jika ada desa dengan potensi konfilk tinggi, kita bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah akan mendatangi desa tersebut sehingga konflik bisa kita cegah,” katanya.

Pada kesempatan itu juga, Wabup menegaskan kepada panitia pemungutan suara agar benar-benar melaksanakan tugasnya sesuai dengan aturan yang ada dan tidak gegabah. Wabup memberikan catatan diantaranya perhitungan suara jangan sampai larut malam. Selanjutnya dalam pendistribusian kartu panggilan ke rumah-rumah harus disertai dengan panitia, perangkat desa, maupun perwakilan calon. Kemudian dalam antrian, panitia tidak boleh melakukan pemanggilan kepada warga namun harus berdasarkan urutan datang terlebih dahulu.

“Warga yang datang dahulu dipersilahkan masuk untuk memberikan hak pilih, jangan dipanggil nama sehingga ini akan memakan waktu lama dan dapat merubah situasi,” tegas Supendi.

[next]Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu, Dudung Indra Ariska mengatakan, tahapan pemilihan kuwu terbagi kedalam 4 tahapan yakni persiapan, pencalonan, pemungutan, perhitungan suara dan penetapan kuwu. Pemilihan kuwu serentak ini diikuti oleh 482 calon kuwu, namun dalam perjalanan proses tahapan pencalonan terdapat 3 calon kuwu yang mengundurkan diri dengan alasan tidak jelas sehingga yang mengikuti kontestasi pilwu berjumlah 479 calon kuwu.

Editor : Redaktur
Source : Koninfo Indramayu

Lensa Indramayu - Wajah pesta Demokrasi Desa adalah Pemilihan Kuwu (Pilwu), gelaran pemilihan kuwu serentak di 138 desa dari 30 kecamatan di Kabupaten Indramayu, salah satunya di Desa Linggajati Kecamatan Arahan Kabupaten Indramayu.
Ilustrasi
Tahapan Pilwu  serentak 2017 kini telah memasuki tahapan kampanye terakhir, dimana para calon Kuwu di dipersilahkan untuk menyampaikan visi, misi dan program kerja di hadapan pendukung dan warga setempat.

Yang di gelar di halaman rumah calon kuwu, Turut hadir, Camat Arahan, Kapolsek Arahan, Danramil Lohbener, Panitia Pilwu, Unsur Pemerintah Desa, BPD, dan Tokoh Masyarakat setempat.

Pemerintah Desa Linggajati PJ. Wahyudin selalu mengingatkan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban dan kondusifitas desa bersama – sama.

[next]“Keamanan dan ketertiban dalam pelaksanaan Pilwu merupakan tanggung jawab bersama,”  Terangnya.
“Sapa bae pilihan kuwune, aja pegot medulurane ( Siapa saja pilihan kuwunya jangan sampai putus persaudaraannya)”, Imbuhnya.

Ketua Panitia Pilwu Ubaidillah, dalam sambutannya, tahapan kampanye terbuka Panitia Pilwu Desa Linggajati Kecamatan Arahan Kabupaten Indramayu tidak menggelar kampanye keliling seperti halnya desa – desa lain. Hal ini dilakukan karena untuk menjaga keamanan, ketertiban dan kondusifitas, juga untuk menciptakan suasana yang nyaman dan damai. Karena sesuai tahapan jadwal kampanye calon kuwu di mulai tanggal 4 desember sampai dengan 6 desember 2017, adapun masing – masing calon kuwu dalam kampanye terbuka tersebut agenda jadwalnya terbagi  berurutan tidak sama atau beda harinya.

[next]Sesuai kesepakatan bersama, Panitia Pilwu dengan calon kuwu dan kuasa saksi, gelaran kampaye terbuka menyepakati penyampaian visi, misi dan program kerja digelar di halaman rumah masing – masing oleh calon kuwu dan Tim Sukses dihadapan masa pendukung warga setempat, dan agenda kampanye terbuka sekarang memasuki hari terakhir, Rabu (06/12).
Dalam sambutanya, Ketua Panitia Pilwu, Ubaidilah, pihaknya sudah siap 100 persen  dalam  pelaksanaan Pilwu 13 Desember 2017 nanti, pihaknya menghibau agar semua calon kuwu dan pendukungnya, bisa menciptakan suasana tertib, aman dan kondusif.
Adapun dalam mengurangi antrian pemilih, panitia Pilwu menyiapkan 5 bilik suara dan 5 kotak suara.

[next]“ Tahapan kampanye terbuka ini  adalah tahapan yang telah di atur dalam perda dan perbup, dan merupakan tahapan kampanye terbuka terakhir, karena tanggal 9 desember 2017 masa tenang dan pencopotan APK,” Tandasnya.

“ Untuk mengurangi antrian pemilih Panitia Pilwu menyediakan 5 bilik suara dan 5 kotak suara, kesepakatan ini adalah kesepakatan bersama, panitia pilwu dengan calon kuwu dan kuasa saksi”, Pungkasnya Ubaidillah.
Dalam kampanye terbuka semua calon kuwu menyampaian visi, misi dan program kerjanya, dan orasi politiknya juga menyepakati siap melaksanakan pemerintahan desa yang transparan, akuntabel dan mengedepankan kepentingan masyarakatnya jika terpilih dan dipercaya menjadi Kuwu di Desanya pada gelaran Pilwu 13 Desember 2017.

Penulis : Citro
Editor : Redaktur

Lensa Indramayu - Menjelang pelaksanaan Pemilihan Calon Kepala Desa serentak, yang akan dilaksanakan pada Tanggal 13 Desember 2017.
Calon kuwu desa Penganjang nomor urut 1, Drs Darsono.M.SI
Seluruh Calon Kuwu diberikan waktu dan tempat oleh Panitia untuk melakukan Kampanye sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan Oleh Panitia Pilwu.

Hal ini pula yang dilakukan oleh Calon Kuwu Desa Penganjang, Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu.

Salah satu Calon Nomer Urut 1, melakukan kampanye bersama seluruh pendukungnya, pada Hari Minggu , 3 Desember 2017.  Ratusan Pendukung dan Simpatisan telah berkumpul di Depan Rumah Kediaman Calon Kuwu, Drs Darsono.M.SI, yang senantiasa memberikan senyuman dan lambaian kepada seluruh Pendukung yang telah hadir ntuk menyampaikan progam-program unggulan di kediaman calon kuwu nomor urut 1.
Ibu-ibu Relawan calon kuwu nomor urut 1.
Saat wartawan lensa indramayu melakukan Wawancara dengan Calon Kuwu, Darsono, dikediamannya dirinya menuturkan  ‘’Saya Mencalonkan diri Sebagai Kuwu Desa Penganjang,  karena merasa terpanggil dan menginginkan agar Masyarakat Desa Penganjang merasakan perubahan kearah yang lebih baik, bukan saja sebatas infrastruktur,  namun Sosial dan Ekonomipun diharap lebih baik’’ ungkapnya.

Dia berucap syukur karena acara ini berjalan lancar.

"Alhamdulillah semuanya berjalan lancar" ucapnya.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, bahwa betapa pentingnya terciptanya jalinan kerjasama dan kepedulian antar sesama dapat dijadikan sebuah tolak ukur menuju Desa yang benar-benar dapat dibanggakan  ‘’Saat ini Desa Penganjang sudah bagus dalam beberapa hal, dan saya bertekad untuk lebih meningkatkan lagi iklim yang bagus itu menjadi lebih bagus lagi, terlepas dari itu semua, saya tentunya sangat berharap adanya dukungan dari semua pihak, agar keinginan untuk membangun Desa ini bisa terwujud dengan baik‘’ pungkas, Darsono (471)

Lensa Indramayu - INDRAMAYU – Kapolres Indramayu AKBP Arif Fajarudin SIK bersama jajarannya melakukan silaturahim ke sejumlah calon kuwu di Kecamatan Sliyeg, Selasa (28/11).
Kapolres Indramayu AKBP Arif Fajarudin SIK (ketiga dari kanan) bersama jajarannya bersilaturahim dengan calon kuwu Desa Tugu Kidul, Kecamatan Sliyeg, Sufyanto (batik), Selasa (28/11). 
Hal itu dilakukan untuk menjaga kondusivitas menjelang pilwu serentak di Indramayu 13 Desember mendatang.

Salah satunya bersilaturahim dengan calon kuwu Desa Tugu Kidul, Kecamatan Sliyeg, Sufyanto, nomor urut 1. Turut Hadir mendampingi kapolres Indramayu, Kapolsek Sliyeg AKP Alka Nurani, Danramil Sliyeg Kapten Supangkat beserta MP Sliyeg, Kaspin.

Dalam kunjungannya kapolres meminta para calon kuwu mampu mengkordinasikan pendukungnya untuk menjaga kemanan dan kondusifitas daerah pada hari pelaksaan pemilihan.

Dia juga mengajak para pendukung untuk tidak mengonsumsi miras dan obat-obatan terlarang di lingkungan rumah calon kuwu maupun saat pelaksanaan pemilihan. “Jika melanggar akan kami amankan,” tegas Arif.

Salah satu warga setempat menanyakan bagaimana aparat keamanan untuk menjaga pelaksaan pilwu agar tetap kondusip.

Dalam tanggapannya, kapolres akan menerjunkan Brimob dan satuan khusus. Selain itu bantuan dari polres tetangga seperti Cirebon dan Majalengka. “Subang juga siap mengamankan pilihan kuwu di Indramayu,” jelas Arif.

Perlu diketahui, bahwa pilwu serentak di Indramayu akan dilaksanakan di 138 desa.

Editor : Redaktur

Lensa Indramayu - Indramayu
Minggu, 27 Nopember 2017

Dialog Masyarakat Dengan Para Calon Kuwu Desa Cemara Wetan 

Membentuk pemilih cerdas adalah solusi untuk melahirkan pemimpin yang berkualitas, mereka tidak hanya memilih karena faktor kedekatan keluarga atau banyaknya materi yang sudah diterima tetapi mengenal visi, misi dan program yang ditawarkan, serta keberanian para kandidat membuat kontrak politik dihadapan masyarakatnya.

Hal itu ditegaskan oleh Zainal selaku kordinator Generasi Masyarakat Peduli Desa (GMPD) Desa Cemara Wetan Kecamatan Cantigi Indramayu saat menggelar kegiatan Dialog Pembangunan Desa antar para kandidat calon kuwu dengan masyarakat desa blok Bong, Sabtu (25/11).

Zaenal menjelaskan bahwa kegiatan dialog tersebut adalah bagian dari upaya GMPD untuk menumbuhkan kesadaran pemilih tentang perlunya mencermati secara cerdas para kandidat calon kuwu sebagai kunci utama terpilihnya pemimpin yang akan bisa mengatasi persoalan di desa.

“ Masyarakat harus sadar bahwa Pemilihan Kuwu adalah persoalan memilih orang yang nantinya akan menentukan nasib masyarakat itu sendiri. Tanpa mengenal lebih dalam tentang sosok calon serta keberanian mereka menandatangani kontrak politik dengan masyarakatnya maka pilwu sama saja dengan memilih kucing dalam karung ” Jelas Zainal.


Dialog Pembangunan Desa yang digelar oleh GMPD Cemara Wetan menghadirkan semua kandidat calon kuwu di sana, ketiga calon tersebut yakni Tahjudin,Suparno,dan Jaynudin.S.Pd. Masyarakat yang terdiri dari tokoh ulama,pemuda bahkan sesepuh desa terlihat antusias mengikuti jalanya dialog bahkan terjalin diskusi hangat antar calon dengan masyarakat yang hadir.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan kontrak politik masing – masing kandidat tentang beberapa tuntutan masyarakat terkait dengan tata kelola desa dan kebijakan yang menjadi kebutuhan masyrakat Desa Cemara Wetan khusunya blok bong.


Mustakhbirin sebagai tokoh pemuda blok bong menyampaikan harapanya tentang kuwu yang kelak terpilih. Bahwa siapapun yang jadi hendaknya tidak mengingkari kontrak politik yang sudah dibuat oleh para calon disaksikan oleh semua unsur masyarakat yang hadir di sana.

“ Kami akan kawal terus kontrak ini, bahkan menagihnya jika kelak mereka (kandidat calon) mengingkari ketika sudah terpilih nanti. ” Tandasnya.

Adapun beberapa isi point dalam nota kontrak yang ditandatangani para calon diantaranya mengenai Transparansi penggunaan APBDes, Menuntut keterlibatan aktif masyarakat dalam penyusunan penggunaan anggaran desa, Perbaikan infra struktur jalan akses desa, keterwakilan masyarakat blok bong dalam kepengurusan baik struktur pemerintahan maupun lembaga – lembaga desa, Pengangkatan RT RW melalui pemilihan langsung oleh warga blok bong sebagai bahan rekomendasinya. Perhatian terhadap guru madrasah dan pengasuh mushola. (Red)

Diberdayakan oleh Blogger.