Lensa Indramayu  -
Ilustrasi
Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), Drs TB Rahmad Sukendar, menganggap, salah satu penyebab maraknya korupsi keuangan daerah adalah lemahnya keberadaan Badan Pengawas Daerah atau Inspektorat. Padahal, kata dia, Inspektorat merupakan Instansi Daerah yang mengawasi jalannya Pemerintahan Daerah (Pemda) dan Desa, sekaligus mencegah terjadinya korupsi sejak dini.

“ Inspektorat Daerah selama ini mandul!, dan sengaja tidak diperkuat sehingga pengawasan dan pencegahan terhadap praktik korupsi di daerah juga rendah. Ini mendorong maraknya kasus korupsi keuangan daerah dan penyalahgunaan Dana Desa oleh Oknum Kades,” ujar Rahmad, Senin (30/7).
Rahmad menilai, korupsi terjadi karena lemahnya sistem kontrol di tengah besarnya kekuasaan dan uang yang mengalir ke daerah. Untuk mencegah hal tersebut, tidak relevan lagi dengan mengurangi kekuasaan dan uang yang diperuntukkan kepada daerah. “ Salah satu caranya memperkuat sistem kontrol dengan memperkuat Inspektorat Daerah,” katanya.
Drs TB Rahmad Sukendar

Menurut Rahmad, Inspektorat ini mempunyai fungsi besar karena terlibat sejak perencanaan, implementasi, dan evaluasi Program Pemerintah Daerah. Jika kuat, maka inspektorat bisa sejak awal mencegah praktik korupsi.
Dia mengatakan, cara kerja Inspektorat berbeda dengan cara kerja Penegak Hukum atau Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). “ Kalau BPKP dan aparat Penegak Hukum, seperti Kepolisian dan Kejaksaan, bekerja dan bertindak setelah terjadi sesuatu, seperti pemadam kebakaran. Maka Inspektorat ini sebenarnya bekerja sebelum terjadinya korupsi. Inspektorat bekerja di hulu, seperti early warning system atau pencegahan dini,” kata dia.
Menurutnya, selama Inspektorat menjadi bagian Pemerintah Daerah, atau bawahan Kepala Daerah, sehingga tidak bisa melakukan pengawasan efektif. “ Inspektorat tidak bisa berbuat banyak, karena berada di bawah kekuasaan Kepala Daerah, ditambah lagi personalia di Inspektorat Daerah rata – rata orang buangan, orang yang jelang pensiun dan orang mau disingkirkan,” katanya.
Rahmad Sukendar menganjurkan tiga hal untuk memperkuat Inspektorat Daerah. Pertama, memperkuat otoritasnya, sehingga temuan Inspektorat tidak hanya menjadi rekomendasi, tetapi wajib dijalankan Kepala Dearah. Kedua, posisi Inspektorat harus diangkat menjadi lembaga vertikal dari Inspektorat Nasional, sehingga dia tidak berada di bawah Pemerintah Daerah.
Inspektorat Daerah harus dikeluarkan dari struktur Pemerintah Daerah agar efektif melakukan pengawasan. ” Secara tanggung jawab, dia bertanggung jawab ke Inspektorat Nasional, tetapi secara operasional, dia berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah,” tutur Rahmad
Ketiga, lanjut dia, Inspektorat harus diisi oleh orang yang kompeten, berkualitas dan berintegritas. ” Jangan hanya diisi oleh orang – orang buangan atau orang tua yang akan memasuki masa pensiun,” katanya lagi.
Ditambah maraknya pengaduaan masyarakat terhadap penyalahgunaan Dana Desa yang tidak pernah berjalan sampai ke meja hijau, Inspektorat terkesan menutup – nutupi hasil pemeriksaannya, dan bahkan menjadi konsultan para Kades, hingga akhirnya dugaan korupsi Dana Desa di pedesaan aman – aman saja tanpa tersentuh yang pada akhirnya masyarakat desa yang sangat dirugikan dan merasa kecewa karena tidak ada kepercayaan lagi terhadap Inspektorat di daerah, tandasnya. (Red AF)

Lensa Indramayu - subang





Subang- Scorpio  Indonesia (SI) mantapkan barisan berbenah diri sebagai club motor yang memiliki visi dan misi membangun solidaritas antar anggota maupun jalin silaturahmi antar Club Scorpio,Comunity,Singgle fighter di seluruh tanah air serta bersinergi kepada pihak kepolisian mengadakan seminar-seminar maupun sosialisasi." Papar Eka Kepada Media, Minggu, (26/11).


Pada acara hari jadi ke satu Scorpio Indonesia (SI) akan terus berbenah melakukan yang terbaik di kalangan club motor maupun masyarakat.


Lanjut ketua umum SI, Eka Widaningsih  mengatakan bahwa bikers itu untuk persaudaraan dan tertib berlalu lintas. "Bikers jangan ugal-ugalan hilangkan arogansi di jalanan dan tetap jaga persaudaraan," ujar dia.

Didit  menyambut baik dengan diberikan kehormatan sebagai penasehat Club SI
mari kita tingkatkan solidaritas antar struktur kepengurusan yang sudah ada agar menjadi utuh kebersamaan kita.
" Insya Allah, Club SI akan memberikan manfaat bagi anggota dan di tengah masyarakat.

Ia menghimbau  kepada bikers yang tergabung di club SI agar selalu menjaga tata tertib dalam berlalu lintas. "Perlu dibedakan bikers itu bukan geng motor," ujar dia.

Ia juga berpesan agar para bikers SI dapat mengambil bagian menjaga ketertiban berlalu lintas dan menjaga kondusifitas di jalan raya   "Kami berharap bikers dapat bermitra dengan pihak kepolisian untuk mencegah tindakan kriminal di jalan raya" ujarnya

Adapun susunan kepengurusan  Scorpio Indonesia (SI)  :
1. Dewan Penasehat Didit Sandra Ahustia S.E
2. Dewan Pendiri Hariman Suwardi  Bang Bewok (000)
3. Ketum Eka Widaningsih (001)
4. Waketum Dian Soffian (002)
5. Sekertaris David Stanly (003)
6. Bendahara Mulyadi Somad (004)
7. Humas Jeni Aryadi Sebastian Jeni Lopez (005)
 #Anggota#
8. Alfian (006)
9. Slamet Wahyudi  Klypoes (007)
10. Dimas (008)
11. Irfan (009)
12. Borris (010)
13. Madine (011)

(Eka/Dit)

Lensa Indramayu -  Selain memperkenalkan iPhone 8 dan iPhone 8 Plus, Apple akhirnya benar-benar mengumumkan kehadiran iPhone X (iPhone ten). Perangkat ini merupakan penanda kiprah iPhone yang sudah berlangsung selama satu dekade.
Penampakan iphone X

“iPhone X merupakan masa depan dari sebuah smartphone dan juga lompatan besar dari seri iPhone,” ujar Senior Vice President of Worldwide Marketing Apple Phil Schiller saat peluncuran iPhone X, Rabu (13/9/2017).

Memiliki layar Super Retina dengan diagonal 5,8 inci, iPhone Xmengusung desain dengan layar berbingkai tipis. Adapun bahan yang digunakan di perangkat masih sama dengan iPhone 8 dan iPhone 8 Plus, yaitu berbahan kaca. Apple juga membuat perangkat ini antiair maupun debu.

“Perangkat ini hadir dengan teknologi Super Retina Display dan menjadi seri iPhone pertama yang menggunakan teknologi OLED paling mumpuni,” ujarnya. Perangkat ini hadir dalam dua pilihan opsi 64GB dan 256GB dengan harga mulai dari US$ 999 atau sekitar Rp 13 juta dan dapat dipesan pada Oktober 2017.

Apple juga menggantikan teknologi Touch ID dengan Face ID. Sesuai namanya, sistem keamanan berbasis biometrik ini menggunakan pengenalan wajah. Untuk membuatnya berjalan baik, Apple menggunakan truedepth camera system di bagian depan, yang terdiri kamera dan sejumlah sensor lain.

iPhone X dipersenjatai chip A11 Bionic berbasis neural engine yang diklaim memiliki kemampuan lebih baik dari generasi sebelumnya. Bersamaan dengan iPhone X, perusahaan tersebut juga memperkenalkan Animoji, yaitu emoji animasi yang dapat dibuat berdasarkan wajah pengguna.

Mengingat hadir dengan desain nyaris tanpa bingkai, tombol “Home” pun absen di perangkat anyar ini. Karena itu, Apple mengubah navigasi di iPhone X dengan lebih banyak memanfaatkan sapuan di layar.”Untuk membuka perangkat, kamu cukup mengusap layar ke atas. Begitu pula saat ingin berganti aplikasi, kamu cukup mengusap layar ke atas dan tampilan akan kembali ke halaman depan,” ujar Schiller menjelaskan.

Adapun untuk keperluan fotografi, iPhone X mengandalkan dua lensa pada kamera utamanya yang disusun secara vertikal. Kedua lensa di kamera utamanya beresolusi 12MP dan masing-masing sudah dilengkapi dengan Optical Image Stabilization (OIS).

“iPhone X juga dapat memberikan hasil tangkapan gambar portrait dengan kamera depannya. Fitur lighting portrait juga dapat diakses dari perangkat ini,” tuturnya.

Lensa Indramayu - Satelit komunikasi Telkom-1 mendadak terganggu pada 25 Agustus 2017.
Dampak ke jaringan ATM di Indonesia yang mengunakan layanan Telkom-1 terputus.
Mengapa satelit Telkom-1 akhirnya menghilang.
Satelit Telkom-1 telah berusia 18 tahun, informasi dari ExoAnalytic sebuah perusahaan yang melacak sampah di ruang angkasa mengatakan penyebab mengapa satelit tersebut rusak.
ExoAnalytic Solution mengunakan 160 jaringan teleskop untuk memantau daerah busur geostasioner.
Pada ketinggian tersebut, satelit akan bergerak tetap ke satu posisi ketika mengikuti orbit bumi.

Daerah tersebut berada di ketinggian 36 ribu dari permukaan Bumi. Seperti ketinggan satelit untuk telepon satelit di sistem Geosynchronous
Sebagian satelit mengorbit tetap atau berada di sebuah negara berada di ketinggian tersebut.
Teleskop ExoAnalytic dapat menditeksi benda dengan ukuran sampai 40cm kata Hendrix pemimpin ExoAnalytic.
Kami memantau beberapa malam setelah kejadian tersebut. Kami mungkin dapat menentukan apakah satelit masih memiliki panel surya yang terpasang.
Melihat posisi satelit Telkom-1 terlihat menurun cukup cepat sejak kejadian terputusnya jaringan ke Bumi.
Gambar capture dibawah ini terlihat saat terjadinya gangguan di satelit komunikasi Telkom-1. Mendadak muncul seperti serpihan dari badan satelit Telkom-1

Sebanyak 15 ribu pelanggan yang kebanyakan mengunakan jaringan VSAT terhubung ke satelit Telkom-1 terganggu.
PT Telkom akhirnya mengalihkan jaringan ke Telkom 2 dan Telkom 3S serta ke beberapa satelit milik operator lain.
Sebelum hilangnya kemampuan Telkom-1, produsen pembuat Lockheed Martin yang membuat satelit memperkirakan usia Telkom-1 dapat bekerja sampai tahun 2019.
Mendekati umur pemakaian paling tinggi, Telkom menyiapkan satelit baru pada tahun 2018 dengan Telkom-4 yang lebih kuat. Telkom telah memesan Telkom-4 ke perusahaan Space Systems Loral di tahun 2015. Dan pabrik satelit membutuhkan waktu untuk membuat satu buah satelit selama beberapa tahun.
Bagaimana nasib satelit Telkom-1. Kabarnya tidak dapat diselamatkan.
William Therien wakil presiden teknik ExoAnalytic Solution mengatakan ke media Space. Mereka melihat posisi satelit Telkom-1 dan melacak dalam beberapa minggu dengan teleskop kami.
Kabarnya Telkom-1 telah menjadi puing dan adanya kegagalam seperti satelit AMC-9 yang belum dapat dijelaskan.
Setidaknya ada beberapa satelit sejak musim panas ini mengalami gangguan. Selain Telkom-1 , satelit AMC-9, Echostar-3 yang berusia tua gagal bekerja pada akhir Juli 2017.
Satelit AMC-9 milik operator SES yang berusia 14 tahun mengatakan gangguan anomali satelit mereka pada Juni 2017 lalu.
Satelit AMC-9 berubah posisi 0,16 derajat setiap hari, kemungkinan sistem pendorong satelit yang macet atau terjadi kebocoran dari tekanan tangki bahan bakar atau hal lain seperti ledakan baterai dan gangguan pada pipa. Hal lain yang tidak dikesampingkan, saja satelit terganggu akibat puing meteor.
Satelit EchoStar III mengalam anomali saat bergerak, terjadi pada awal Agustus 2017. Satelit mengunakan frekuensi KU-Band BSS menyediakan jaringan di Amerika. Diluncurkan tahun 1997 dan telah berusia 15 tahun, atau 3 tahun lebih lama dari usia pemakaian normal.
Operator EchoStar memiliki 26 satelit milik mereka, menyediakan infrastruktur dan layanan komunikasi satelit ke perusahaan media, TV berbayar sampai militer.
Dibawah ini pengamatan dari ExoAnalyticdengan kerbedaan satelit Telkom-1
Space Situational Awareness company ExoAnalytic Solutions of Mission Viejo, California's video showing a debris incident with Indonesian satellite operator PT Telkom's Telkom-1 spacecraft on August 25, 2017.
Diberdayakan oleh Blogger.